Perang Sarung di Grobogan Tewaskan Seorang Pelajar

oleh -460 Dilihat
(Foto: Angky/isknews.com)

Grobogan, isknews.com – Aksi perang sarung di wilayah Karang Rayung, Kabupaten Grobogan, menewaskan seorang pelajar berinisial ZMF (16), Rabu (25/02/2026) malam.

Peristiwa tragis tersebut terjadi usai korban melaksanakan Salat Tarawih. Duel satu lawan satu itu berlangsung di lapangan Desa Termas, Karang Rayung, sekitar pukul 22.50 WIB.

Kasat Reskrim Polres Grobogan, Rizky Ari Budianto, menjelaskan bahwa insiden bermula dari aksi saling ejek dan tantangan melalui pesan singkat WhatsApp.

“Awal mula kejadian, korban dengan sesama temannya saling ejek dan menantang melalui pesan WhatsApp,” ujarnya, Jumat (27/02/2026).

Korban bersama temannya kemudian menyanggupi ajakan tersebut dan mendatangi lokasi yang telah disepakati.

Dalam perkelahian itu, sarung diikat pada bagian ujung hingga mengeras membentuk kepalan, lalu diayunkan ke arah lawan. Setelah duel berlangsung, korban sempat tidak sadarkan diri.

Korban kemudian dibawa pulang oleh teman-temannya dengan alasan mengalami kecelakaan. Namun, pihak keluarga yang merasa curiga atas kondisi korban segera membawanya ke Puskesmas Karang Rayung.

Karena kondisi korban sangat kritis, keluarga selanjutnya merujuk ke RSUD Dr. Soejadti Purwodadi. Nahas, dalam perjalanan menuju rumah sakit, korban dinyatakan meninggal dunia.

Terkait kejadian tersebut, AKP Rizky Ari Budianto menyampaikan bahwa pihak kepolisian telah mengamankan beberapa orang untuk dimintai keterangan.

“Kami sudah memeriksa enam saksi, terdiri dari lima pelajar dan satu remaja. Selain itu, kami masih menunggu hasil pemeriksaan saksi lainnya serta hasil autopsi dari Puslabfor Polda Jawa Tengah,” pungkasnya.

Sampai dengan saat ini, kasus anak berhadapan dengan hukum dalam penyelidikan Unit PPA Satreskrim Polres Grobogan. (Angky/ISKNEWS.com)