Percepatan Vaksinasi, Polres Kudus Kembali Jemput Bola

oleh -465 kali dibaca

Kudus, isknews.com – Dalam rangka percepatan vaksinasi di Kabupaten Kudus, Polres Kudus kembali menggelar kegiatan jemput bola di beberapa desa. Kali ini, tiga desa di Kecamatan Jati menjadi sasarannya.

Kasi Dokkes Polres Kudus, Eny Puji Utami, tiga desa yang menjadi sasaran vakinasi pada Senin (21/02/2022) yakni Desa Jati Kulon, Pasuruhan Lor, dan Getas Pejaten. Sementara jenis vaksin yang disuntikkan kepada warga ialah sinovac dan astrazeneca, baik untuk dosis 1, 2, maupun 3 (booster).

“Yang sinovac memang peruntukannya masih untuk anak-anak usia 6 tahun, kemudian untuk dewasa kita pakai astra zeneca,” ujar Eny, saat ditemui di Balai Desa Jati Kulon, Kecamatan Jati, Kudus.

Pihaknya menyebut tidak membatasj bagi warga yang mau vaksin hari ini. Disediakan sekitar 300 kuota untui dosis primer dan bisa dimanfaatkan bagi 600 orang untuk booster.

“Kalau masih kurang, kita masih banyak stok,” katanya.

Menurutnya, antusias warga Desa Jati Kulon cukup bagus. Selain dari warga setempat, ada beberapa warga luar desa yang merupakan pegawai dari perusahaan CSR Desa Jati Kulon yang ikut meramaikan vaksinasi.

Disamping itu, ada salah seorang warga yang belum bisa vaksin lantaran tidak lolos screening. Dimana, memiliki riwayat hipertensi.

“Harapannya semoga target vaksin kita segera tercapai, ekonomi berputar kembali, dan pandemi segera terakhir,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Desa Jati Kulon, Hery Supriyanto, menuturkan, capaian vaksinasi di desa setempat sebetulnya sudah mencapai target 75 persen. Namun, pihaknya terus menggencarkan vaksinasi bagi warganya, paling tidak bisa mendekati 100 persen.

Antusias warga untuk ikut vaksin pun mulai tinggi. Apalagi, saat ini vaksinasi menjadi salah satu persyaratan bagi penerimaan bantuan sosial dan pelayanan kepemerintahan.

“Antusias warga Alhamdulillah, karena kita selalu mensosialisasikan terkait pentingnya vaksin dan antisipasi untuk covid-19 di wilayah kami, terutama ada regulasi yang mengatur bahwa vaksin itu dipersyaratkan untuk penerimaan bansos, pelayanan kepemerintahan, kuta juga sampaikan masalah itu,” paparnya.

Selain genjotan vaksinasi yang dilakukan oleh Polres, Hery menyampaikan juga telah melakukan berbagai upaya dalam percepatan vaksinasi bagi warga setempat. Yang mana, pihaknya selalu melakukan koordinasi dengan UPT Puskesmas Jati untuk melakukan vaksinasi secara door to door maunpun di Puskesmas.

“Harapan saya, warga Desa Jati Kulon betul-betul memahami pentingnya vaksin, baik untuk kepentingan pribadi, keluarga, maupun lingkungan sekitar agar punya antibodi untuk menangkal covid-19 ini,” pungkasnya. (MY/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :