Peringatan Hari Jadi Pati Bakal Beda Dengan Tahun Sebelumnya

oleh

PATI, ISKNEWS.COM – Momentum Hari Jadi Kabupaten Pati ke-696 tahun ini diharapkan tak hanya sekedar seremonial belaka. “Tapi kami juga ingin prosesi lima tahunan Kirab Hari Jadi kali ini bisa menghibur masyarakat, sehingga warga memperoleh gambaran tentang berdirinya Kabupaten Pati”, terang Bupati Pati Haryanto saat menghadiri Rakor Hari Jadi Pati yang dilaksanakan di Ruang Pragolo Setda siang tadi.

Kirab Hari Jadi di periode kedua kepemimpinan Haryanto sebagai Bupati diperkirakan akan berbeda dengan peringatan Hari Jadi tahun-tahun sebelumnya. “Ini event lima tahunan sekali, terakhir kami gelar di 2014 di periode pertama saya. Tahun ini akan ada kirab dari Genuk Kemiri sampai ke Pendopo Kabupaten Pati”, terang Bupati.

TRENDING :  Puluhan Gunungan Semarakan Sedekah Bumi di Desa Pelemgede
Kirab Hari Jadi di periode kedua kepemimpinan Haryanto sebagai Bupati diperkirakan akan berbeda dengan peringatan Hari Jadi tahun-tahun sebelumnya ( FOTO : ISTIMEWA )

Prosesi ini, lanjut Haryanto, memiliki makna mendalam. “Kami ingin warga mengetahui bahwa dulu upaya penyatuan dari Karangsoko Parang Garudo Mojosemi itu tidaklah mudah, hingga akhirnya menjadi satu kabupaten”, jelasnya.

TRENDING :  Gudang Kapuk Terbakar Kerugian Capai Rp 700 Juta Dan Sejumlah Korban Luka

Untuk acara kirab tahun ini, imbuh Bupati, prosesi boyongan dari Desa Kemiri sampai dengan Desa Kaborongan, semua iring-iringan akan menggunakan alat transportasi berupa kereta.

“Tahun ini kita pinjam atau sewa kereta kencana dari Surakarta”, jelas Bupati.

TRENDING :  TPA JUWANA KURANG ALAT BERAT

Masyarakat, menurut Haryanto juga akan dihibur dengan kesenian khas daerah. “Dengan harapan kita promosikan juga pariwisata dan kearifan lokal yang ada di Kabupaten Pati”, imbuhnya.

Pada rapat yang juga dihadiri Sekda Pati Suharyono ini, Bupati juga berharap agar event lima tahunan ini kelak bisa diteruskan oleh penerusnya. “Syukur-syukur bisa menampilkan yang lebih menarik lagi”, terang Haryanto. ( * )

KOMENTAR SEDULUR ISK :