KUDUS, ISKNEWS.COM – Peringatan Hari Anak Nasional 2026 dimanfaatkan Rumah Sakit Sarkies ‘Aisyiyah Kudus untuk memperkuat edukasi mengenai penanganan anak berkebutuhan khusus.
Salah satu upayanya melalui Seminar Hari Anak Nasional 2026 yang mengangkat tema pelayanan Neurofeedback, sebuah prosedur terapi yang dapat mendukung perkembangan fungsi otak dan perilaku anak sesuai indikasi medis.
Seminar yang berlangsung di Convention Hall Lantai 8 Rumah Sakit Sarkies ‘Aisyiyah Kudus itu diikuti masyarakat, orang tua, tenaga kesehatan, hingga pemerhati tumbuh kembang anak. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen rumah sakit dalam meningkatkan pemahaman publik mengenai pentingnya penanganan yang tepat bagi anak berkebutuhan khusus sejak dini.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pemaparan dari dua narasumber, yakni Dokter Spesialis Saraf dr. Dwi Dewi Kusumo, Sp.N., DAIFIDN., FNR dan Dokter Spesialis Anak dr. Dimas Febrian Purnomo, Sp.A. Keduanya menjelaskan konsep dasar Neurofeedback, manfaat terapi, hingga prosedur pelaksanaannya sesuai standar medis.
Materi yang disampaikan menitikberatkan pada pentingnya deteksi dini terhadap gangguan tumbuh kembang anak agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat. Neurofeedback dikenalkan sebagai salah satu pendekatan terapi yang dapat dipertimbangkan sesuai hasil pemeriksaan dan rekomendasi tenaga medis.
Selain memberikan materi ilmiah, seminar juga menghadirkan sesi diskusi interaktif. Para peserta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi secara langsung mengenai berbagai tantangan yang dihadapi dalam mendampingi anak berkebutuhan khusus, baik di lingkungan keluarga maupun sekolah.
Melalui diskusi tersebut, para narasumber menekankan bahwa penanganan anak berkebutuhan khusus memerlukan kolaborasi berbagai pihak, mulai dari dokter, terapis, keluarga, hingga institusi pendidikan. Sinergi tersebut dinilai menjadi kunci dalam mendukung perkembangan anak secara optimal.
Rumah Sakit Sarkies ‘Aisyiyah Kudus menyampaikan bahwa penyelenggaraan seminar ini merupakan bentuk kepedulian terhadap pemenuhan hak setiap anak untuk memperoleh layanan kesehatan yang berkualitas dan kesempatan tumbuh kembang secara optimal tanpa diskriminasi.
Momentum Hari Anak Nasional juga diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menciptakan lingkungan yang inklusif, suportif, serta ramah terhadap anak-anak, termasuk mereka yang memiliki kebutuhan khusus.
Melalui kegiatan edukatif seperti ini, Rumah Sakit Sarkies ‘Aisyiyah Kudus berupaya memperluas literasi kesehatan masyarakat mengenai tumbuh kembang anak sekaligus memperkenalkan berbagai layanan yang dapat mendukung proses terapi secara komprehensif.
Seminar Hari Anak Nasional 2026 diharapkan menjadi langkah nyata dalam mempererat sinergi antara tenaga kesehatan, keluarga, institusi pendidikan, dan masyarakat sehingga kualitas hidup anak berkebutuhan khusus dapat terus ditingkatkan melalui penanganan yang tepat, berkelanjutan, dan berbasis ilmu pengetahuan. (YM/YM)










