Kudus, isknews.com – Peringati hari ibu yang jatuh setiap tanggal 22 Desember. Sejumlah goweser cantik yang tergabung dalam Women’s Cycling Community (WCC) Kudus miliki cara tersendiri dalam memperingati hari istimewa tersebut.
Sedikitnya 13 goweser yang mayoritas ibu ibu tersebut bersepeda keliling Kota kretek dengan mengenakan kebaya dan jenis sepeda mulai dari Roadbike, Mountainbike (MTB), hingga Sepeda lipat (Seli), Selasa (22/12/2020).
Mengambil start dari Alun-alun kota Kudus, melintasi Kudus City Walk, Menara Kudus, ke utara melewati Desa Singocandi, Desa Peganjaran, hingga finish di Taman oasis Kudus, dan melanjutkan keliling Kudus dengan menempuh sejauh sekira 15 Kilometer.
Ketua Women’s Cycling Community (WCC) Kudus Diana Dewi mengatakan, di moment hari Ibu kali ini pihaknya sengaja mengenakan kebaya bersepeda keliling Kota Kudus. Dengan mengusung tetap sehat di tengah pandemi Covid-19, WCC Kudus mengajak Ibu-ibu untuk sehat tetap aktif berolahraga.

“Kita ini kan pakai kebaya nih. Sekaligus mengajak bahwa dalam sutuasi apapun bahkan saat memakai kebaya pun bisa tetap aktif berolahraga. Dan bersepeda itu menyenangkan,” kata Diana, Selasa (22/12/2020).
Mengingat anggota WCC Kudus yang mayoritas sebagai berperan sebagai seorang Ibu-ibu, menurutnya dengan bersepeda sekaligus sebagai menjaga daya tahan tubuh dengan berolahraga ditengah pandemi Covid-19. Namun tak luput meninggalkan kewajibannya sebagai seorang Ibu dirumah.
“Kami tetap sebagai ibu dirumah menyiapkan kebutuhan keluarga. Kami berharap di momen Hari Ibu ini tetap membiasakan hidup sehat. Tetap semangat dan aktif berolahraga,” harapnya.
Tak hanya bersepeda berkebaya dengan tetap pathui protokol kesehatan, Ibu-ibu yang tergabung dalam WCC Kudus juga kampanyekan 3 M dengan bagi-bagi masker gratis terhadap pengguna jalan yang melintas.
“Tadi masing masing anggota membawa masker sendir-sendiri untuk dibagikan kepada pengendara sepeda motor yang melintas di lampu merah Panjang,” tuturnya.
Dengan berbagi masker tersebut WCC Kudus berharap kondisi pandemi kali ini agar segera berakhir. Mengingat pentingnya mengenakan masker sekaligus membantu pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran virus Corona.
“Mengajak masyarakat agar tetap patuhi protocol kesehatan memakai masker dimanapun tempatnya,” ungkapnya.
Sementara salah satu pengendara sepeda motor, Vega Warga Desa Getas Pejaten, mengapresiasi aksi dari para goweser wanita dengan berbagi masker. Menurutnya dimulai dari masker itulah dalam memutus mata rantai penyebaran virus.
“Bagus mas,tadi sempat di kasih masker gratis oleh Ibu-ibu pesepeda berkebaya. Saya apresiasi soalnya misinya bagus banget dalam memutus penyebaran virus Corona di Kudus,” terangnya. (YM/YM)










