Peringati Hari TB Sedunia, 2030 Ditargetkan Bebas Penyakit TB

oleh -362 kali dibaca

Kudus, isknews.com – Dalam rangka memperingati Hari TBC Sedunia, Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus dan kader kader mentari sehat indonesia membagikan leafleat penyakit TB dan 2000 Masker, Rabu (24/03) pagi tadi. Kegiatan yang berlangsung di Jalan Jenderal Sudirman, Kudus tersebut juga melibatkan beberapa kader-kader kesehatan.

Sosialiasi penyakit TB sekaligus pembagian masker kepada pengguna jalan di Jalan Jenderal Sudirman Kudus dalan rangka Hari TB Sedunia

Kasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) DKK Kudus Nuryanto menyampaikan, kegiatan kampanye ini dilakukan sebagai salah satu upaya untuk menekan angka kesakitan dan kematian TB. Yang pada tujuan akhirnya nanti tahun 2030 ditargetkan bebas penyakit TB.

Pembagian masker dalam rangka Hari TB sedunia oleh DKK Kabupaten Kudus di Jalan Jenderal Sudirman

“Sesuai dengan tema peringatan tahun ini yaitu Satu Detik Lebih Berharga untuk Menyelamatkan Bangsa dari TBC. Jadi, kita upayakan dengan maksimal kegiatan kampanye pagi ini dengan sasaran utamanya pengguna jalan di Jalan Jenderal Sudirmal,” ujarnya.

Sembari membagikan leafleat dan masker, pihaknya juga memberikan sosialisasi mengenai penyakit TB secara lisan. Hal ini dimaksudkan agar masyarakat lebih peka terhadap penyakit TB, terutama bagi mereka yang merasakan gejala-gejalanya. Seperti, batuk selama lebih dari 3 minggu, berkeringat dingin pada malam hari tanpa ada sebab, penurunan berat badan, nafsu makan menurun, dan batuh diserrtai darah.

“Kami selalu mengimbau kepada masyarakat, kalau sudah merasakan gejalanya, maka segeralah untuk periksa ke fasilitas kesehatan. Supaya penanganannya juga bisa dengan cepat dilaksanakan,” terangnya.

Lebih lanjut, Nuryanto juga mengungkapkan, angka kasus penyakit TB di Kudus cenderung menurun dari tahun 2019. Menurutnya, tahun 2020 mengalami penurunan lantaran adanya pandemi virus corona (covid-19).

Dalam pelacakan ini, pihaknya juga bekerjasama dengan kader kader Mentari Sehat Indonesia cabang Kudus yang secara door to door ke rumah rumah warga melaksanakan Investigasi Kontak. Apabila ditemukan ada yanh mengalami gejala TB, dianjurkan agar langsung memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat.

Meskipun terdapat penurunan kunjungan ke fasilitas kesehatan, masyarakat diminta agar tetap mengunjungi layanan kesehatan. Pihaknya mengaku siap memberikan layanan terbaik kepada masyarakat dan memberikan pelayanan sampai sembuh

“Untuk pelayanan TB di kab kudus, kita berikan gratis,” tandasnya.

Kemudian, pihaknya juga telah melaunching Na Sistras untuk pemeriksaan LED. Program ini juga menggandeng kerjasama dengan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Loekmono Hadi Kudus dan Puskesmas Kaliwungu.

“Kita bekerjasama dengan RSUD yang untuk tes menggunakan tes TCM. Kemudian, Puskesmas Kaliwungu juga dulu memakai mikroskop, tetapi ketepatan lebih valid dengan TCM,” jelasnya. (MY/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :