Peringati Harlah ke 22, DPC PKB Kudus Santuni Puluhan Anak Yatim

oleh

Kudus, isknews.com – Dalam rangka memperingati Hari Lahir (harlah) Partai Kebangkitan Bangsa ke 22 Tahun. DPC PKB Kabupaten Kudus menggelar kegiatan khotmil quran dan dan santunan anak yatim, di Aula Kantor DPC PKB , Kelurahan Purwosari Kudus, Kamis (23/07/2020) malam.

Ketua DPC PKB Kudus, Mukhasiron mengatakan, dalam rangka memperingati Harlah PKB ke 22 ini, DPC PKB Kudus menggelar khotmil quran dan santunan kepada 22 anak yatim.

Pada kesempatan itu, juga sekaligus sosialisasi Surat Keputusan (SK) Kepengurusan DPC PKB Kudus yang baru kepada pengurus anak cabang PKB se Kabupaten Kudus.

‘’Setelah ini kami juga akan sosialisasikan kepada PC NU, MWC NU dan pengurus ranting NU,’’ ujar Mukhasiron.

Dia menjelaskan, kegiatan Kamis malam itu diawali dengan pembacaan manakib, khotmil quran, santunan dan ditutup dengan pemotongan tumpeng oleh Ketua DPC PKB Kudus demisioner Ilwani dan diberikan kepada ketua yang baru Mukhasiron.

Menurutnya, pemberian tumpeng dari ketua yang lama, sebagai tanda Ketua DPC PKB Kudus yang baru harus bisa melanjutkan dan menyempurnakan program yang belum terlaksana pemimpin PKB Kudus yang lama.

Harlah 22 PKB Kudus gelar khotmil quran dan dan santunan anak yatim, di Aula Kantor DPC PKB, Kamis (23/07/2020) (foto: YM)

‘’Kami siap menyelesaikan program Pak Ilwani yang belum terlaksana,’’ tandasnya.

Mukhasiron melanjutkan, di dalam kepemimpinannya, dia mengaku sudah menyiapkan progam tentang penguatan sistem kelembagan hubungan Nahdlatul Ulama dengan PKB. Program itu menindaklanjuti gagasan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar yakni membangun hubungan baik antara DPP PKB-PBNU.

Lebih lanjut, menurut Mukhasiron hubungan yang baik itu dapat meningatkan elektabilitas partai kebangkitan bangsa hingga mendorong PKB keluar sebagai pemenang di pemilihan umum mendatang.

Hal itu pun yang menjadi targetnya selama menjadi Ketua DPC PKB Kudus.
‘’Kami pun siap menindaklanjuti hubungan itu sampai ditingkat desa,’’ jelasnya.

Disinggung soal kesiapan Pemilu 2024 mendatang, Mukhasiron menegaskan untuk saat ini belum membuka pendaftaran. Soal perolehan kursi DPRD Kudus, pihaknya mengaku tidak bisa mematok karena harus berkompetisi dengan partai lainya.

‘’Yang jelas untuk saat ini, kader perempuan sudah lebih dari 30 persen sesuai amanat undang-undang pemilu. Kader perempuan itu dari IPPNU, Fatayat dan Muslimat NU,’’ pungkasnya. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :