Perkuat Kolaborasi dengan Pentahelix, BPBD Kudus Gelar Pelatihan Kebencanaan dengan Wartawan

oleh -1,038 kali dibaca
Foto: Kalakhar BPBD Kabupaten Kudus Mundir saat bersama dengan Rochim Sutopo anggota DPRD Kudus, dan awak media.

Kudus, isknews.com – Selama dua hari, Rabu-Kamis (3-4/5/2024), BPBD Kudus menggelar kegiatan Peningkatan Kapasitas Media Massa di Kudus dalam Penanggulangan Bencana dengan mengangkat tema ‘Peran Media Massa dalam Pentaheliks Penanggulangan Bencana’.

Seremoni pelatihan tersebut dibuka oleh Sekda Kudus, Revlisianto Subekti di Hotel @hom Kudus, Rabu, 3/07/2024. Turut Hadir Kalakhar BPBD Kudus Mundir, anggota DPRD Kudus Rochim Sutopo, dan Ketua PWI Kudus Saiful Annas.

Sedikitnya, puluihan peserta dari berbagai media massa, baik cetak, elektronik maupun online turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Pelatihan Peran Media Massa dalam Pentaheliks PB yang diikuti 60 peserta kali ini, digelar selama dua hari, dengan lokasi kegiatan di hotel @hom Kudus dan kantor BPBD Kabupaten Sleman, D.I. Yogyakarta. 

Demikian dikatakan Kalakhar BPBD Kabupaten Kudus Mundir, pada pembukaan kegiatan, Rabu (3/7/2024).

Dirinya menyebutkan, pelaksanaan Pelatihan Peran Media Massa dalam Pentaheliks PB ini mengacu Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2008 tentang Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana.

Menyusul kejadian bencana sering melanda di Kabupaten Kudus yang memerlukan penanganan yang komprehensif, terpadu dan berkelanjutan.

Menurutnya, kecepatan informasi dan data yang valid, adalah kunci utama karena dengan informasi yang cepat dan data yang valid akan dapat menentukan langkah dan tindakan yang lebih cepat dan terarah.

“Sehingga dapat meminimalisir jumlah korban dan terdampak, serta mempercepat penanganan warga,’’ kata Mundir.

Sambungnya, peran media dan keberadaan media center, serta personil yang menguasai pengelolaan data dan informasi sangatlah vital. Sebab melalui merekalah informasi dapat cepat tersampaikan ke masyarakat maupun pemerintah.

“Peran media dan keberadaan media center ini cukup berguna dalam hal menentukan arah kebijakan selanjutnya,” jelasnya.

Sementara narasumber pada pelatihan ini, yakni Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Kesiapsiagaan pada BPBD Kudus Sri Wahyuni, dan Noor Khoirudin yang merupakan jurnalis di Kota Kretek.

Sekda Kudus Revlisianto Subekti mengatakan, peran media dalam hal penanggulangan bencana diharapkan tidak hanya ketika terjadi kedaruratan, tetapi mulai dari mitigasi. Termasuk, memberikan sosialisasi kepada masyarakat.

“Jadi peran terkait kebencanaan ini menyeluruh, termasuk pencegahan bencana dan sebagainya,” ungkapnya. (AS/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :