Pernah Mati Suri, Kudus Car Free Night Kini di Berlakukan Kembali

oleh
HM Hartopo saat memberangkatkan peserta Kudus Runners (Foto: istimewa)

Kudus, isknews.com – Pernah digelar pada tahun lalu, meski hanya beberapa kali malam minggu saja, kini kegiatan bertajuk Car Free Night kembali di lancarkan oleh  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus di kawasan Alun-alun Simpang Tujuh Kudus.

Selain launching Car Free Night, malam itu juga dilaksanakan Night Fun Run. Yang diikuti sekitar 200 an orang. Mereka berasal dari sejumlah kelompok runners yang ada di Kudus. Mereka diharuskan menempuh jalan sejauh 5 km. Adapun rutenya yakni Jalan A. Yani, belok kanan ke Gang 4, kemudian melewati Jalan HM. Subekan, dilanjutkan ke arah Jember, kemudian belok kanan kembali menuju alun-alun melewati Jalan Sunan Kudus.

Plt Bupati Kudus dan Forkopimda saat peluncuran kembali CFN (Foto: istimewa)

Peluncuran simbolis car free night dilakukan oleh Plt Bupati Kudus HM Hartopo, bersama dengan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kudus. Car free night atau yang akrab disebut CFN rencanaya akan dilaksanakan setiap sabtu sore hingga tengah malam yang bertempat di sekitaran simpang 7 alun-alun Kudus.

TRENDING :  Prioritaskan Betonisasi Jalan Pertanian, TMMD Sengkuyung Tahap III 2019 Kodim 0722 Kudus Dibuka

H M Hartopo menyatakan CFN merupakan bentuk kepedulian Pemkab Kudus kepada UMKM atau PKL. Menurutnya, kegiatan semacam ini bisa mendorong sektor perekonomian. Pihaknya berharap CFN bisa berlanjut sampai waktu yang tidak ditentukan.

“Ini hiburan rakyat Kudus. Bisa menjadi sarana silaturahmi. Dan kongkow-kongkow dengan sahabat atau kerabat,” ungkapnya saat melaunching CFN

Hartopo juga melepas Komunitas lari, Kudus Runners dan dilanjut dengan menonton live music OAM band fals pati. Selama berlangsungnya acara tersebut kemeriahan dan antusiasme warga menyelimuti setiap detik waktu yang berlalu.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kudus Abdul Halil menyatakan, kembali digelarnya Car Free Night merupakan salah satu wujud pelayanan Pemkab Kudus kepada masyarakat. Terutama yang berkaitan dengan hiburan masyarakat dan peningkatan ekonomi bagi pedagang kaki lima (PKL).

TRENDING :  Teladani Perjuangan Kartini, Pedagang Pasar Tiban Duit Bathok, Kenakan Kebaya

“Sejak dimulai awal Mei 2017, car free night memang sudah beberapa kali digelar. Namun, karena berbagai alasan acara tersebut lama terhenti dan baru dihidupkan kembali,” katanya.

Untuk melaksanakan car free night, kata dia, Dishub Kudus sudah berkoordinasi dengan sejumlah pihak terkait, seperti Dinas Perdagangan dan Pasar , Dinas Pekerjaan Umum dab Perumahan Rakyat, dan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kudus.

Pihaknya menilai, kembali digelarnya car free night, setidaknya bisa mengurangi polusi udara di pusat Kota Kudus. Khususnya pada malam hari karena siang hari sudah digelar car free day setiap hari Minggu. Selain itu, Car Free Night ini juga menjadi wahana hiburan baru bagi masyarakat.

TRENDING :  Lolos Perhatian Pemkab, Ratusan Ponpes di Kudus Siap Hadapi Pemberlakuan New Normal

Kendati demikian, terkait dengan keberlanjutan gelaran tersebut, Halil mengaku belum bisa memastikan itu bakal berlanjut sampai kapan.  Sebab,  untuk menggelar acara semacam itu memang membutuhkan koordinasi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Dan menurutnya hal itu tidak mudah.

“Saya pribadi berharap ini akan berlanjut kedepannya. Sebab ini salah satu hiburan untuk masyarakat. Namun, kita lihat saja nanti perkembangannya bagaimana,” terangnya.

Untuk memastikan keberlanjutan acara tersebut, pihaknya masih akan menunggu hasil dari evaluasi pelaksanaan car free night yang digelar tadi malam. Evaluasi tersebut akan menentukan pelaksanaan car free night bakal dilaksanakan setiap dua atau tiga bulan sekali. Atau malah tidak digelar kembali.

“Saya berharap, agar masyarakat dapat mengikuti pelaksanaan CFN dengan tertib dan bertanggung jawab. Masyarakat dihimbau untuk tidak melanggar aturan yang telah ditentukan. Misalnya terkait kebersihan dan ketertiban,” katanya.

KOMENTAR SEDULUR ISK :