Persiapan, Pembangunan Kudus City Walk Sepanjang 562 M Segera Dimulai

oleh

Kudus, isknews.com – Pelaksanaan pembangunan fisik Kudus City Walk di sepanjang jalan Sunan Kudus sudah mulai akan digelar dalam beberapa hari kedepan ini.

Sejumlah persiapan telah dilakukan oleh Pemkab Kudus termasuk memindahkan sementara Sedikitnya 51 Pedagang Kaki Lima (PKL) ‎di Jalan Sunan Kudus ke Gang 1, mulai hari Senin (7/9) kemarin.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUPR) Kudus, Arief Budi Siswanto, Saat ditemui di lokasi rencana pembangunan City walk di Jalan Sunan Kudus mengatakan, pelaksanaan pekerjaan pembangunan City Walk kini posisinya sedang dilakukan Rapat persiapan Pelaksanaan Kontrak atau Pre Construction Meeting (PCM).

Gambar rencana jadi bila pembangunan Kudus City Walk di sepanjang jalan Sunan Kudus telah jadi (gambar: istimewa / DPUPR Kudus)

Hari ini menurut dia sedang dilaksanakan rapat antara PPK, penyedia jasa, tim teknis dan konsultan perencana serta konsultan pengawas terkait pekerjaan tersebut.

“Dimungkinkan satu dua hari kedepan pelaksanaan pekerjaan sudah mulai digelar,” ujar Arif, Rabu (09/09/2020).

Menurutnya pada konsepnya Kudus City Walk adalah pembangunan sarana pedestrian yang ramah pada pejalan kaki dan difabel serta diharap mampu menjadi daya tarik, khususnya kuliner di Kudus. 

“Harapannya nanti, City Walk bisa jadi ajang berkumpul masyarakat. Juga bisa mnejadi pusat kuliner di Kudus,” ungkapnya.

Dijelaskannya, pelaksana kerjasama operasional (KSO) pada pembangunan Kudus City Walk ini adalah PT Putra Mas Indah Baroe – PT Tri Mega Indah dari Semarang.

Gambar kondisi sekaran dan kondisi bila Kudus City Walk sudah jadi (gambar : istimewa/DPUPR Kudus)

“Lingkup lokasi adalah sebagian jalan Sunan Kudus dari alun-alun Hingga jembatan Kali Gelis,” terangnya.

Pembangunan City Walk ini senilai Rp 14.323.706.000,- dengan masa pelaksanaan pekerjaan 110 hari. Lebar jalur pedestrian 2,5 hingga 3 meter, panjang jalan 562 meter dan lebar jalan eksisting rata-rata 22 meter serta Lebar badan jalan 8 meter.

Dikatakannya dalam pembangunan ini, kondisi eksisting dibeberapa ruas terdapat bangunan lantai 2 di atas jalur pedestrian.

“Jalur pedestrian terputus dengan adanya tembok penghalang, tiang telepon dan tiang listrik berada di tepi bahu jalan sementara kondisi vegetasi masih sangat minim, sementara pada siang hari sebagian badan jalan masih untuk parkir,” tandas dia. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :