Pertamina Imbau Warga Tergolong Mampu Gunakan Elpiji Non Subsidi

oleh -179 kali dibaca
Gas Elpiji 3 Kg. (Aris Sofiyanto/ISKNEWS.COM)

Kudus, isknews.com – Menindaklanjuti keluhan masyarakat Kudus terkait harga elpiji 3 kg yang tinggi, sulit didapatkan di daerah pedesaan serta masih banyaknya masyarakat mampu yang memakainya, maka PT Pertamina mengimbau masyarakat mampu untuk menggunakan gas elpiji 3 kilogram non subsidi.

Sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 104 Tahun 2007 dan Peraturan Menteri ESDM Nomor 26 Tahun 2009 tentang penyediaan dan pendistribusian LPG 3 Kg, usaha yang tergolong menengah ke atas tidak lagi diperbolehkan menggunakan LPG subsidi tersebut.

Menurut Pjs. Unit Manager Communication & CSR Pertamina MOR IV, Arya Yusa Dwicandra, klasifikasi masyarakat atau usaha yang berhak menggunakan LPG 3 kg sudah jelas dituangkan dalam peraturan-peraturan tersebut. Ia menjelaskan, terkait yang digolongkan tidak mampu adalah kategori miskin berpendapatan di bawah Rp 1,5 juta/per bulan.

“Pertamina bersama pemerintah daerah terus mengimbau masyarakat untuk menggunakan LPG bersubsidi sesuai dengan ketentuan yang berlaku, bila memang merasa tidak miskin maka jangan menggunakan LPG 3 kg yang merupakan hak saudara kita yang kurang mampu,” ujarnya saat dihubungi isknews.com Sabtu (30/1/2021).

Arya menambahkan, bahwa saat ini Pertamina telah menyediakan LPG non-subsidi seperti bright gas 5,5 Kg dan 12 Kg untuk digunakan bagi masyarakat mampu.

Sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Pertamina diberikan tugas Public Service Obligation oleh Pemerintah untuk mendistribusikan LPG 3 kg bersubsidi. Pertamina bersama pemerintah daerah dan jajaran aparat keamanan berupaya secara maksimal untuk mengawasi distribusi LPG 3 kg bersubsidi tersebut.

“Kami dari Pertamina juga mengajak masyarakat untuk terus mengawasi pendistribusian LPG bersubsidi yang beredar agar distribusi LPG bersubidi tersebut menjadi tepat sasaran,” tutup Arya.

Apabila ada konsumen yang membutuhkan informasi lebih lanjut terhadap pelayanan LPG Pertamina maka dapat menghubungi kontak Pertamina di 135 atau melalui website di www.pertamina.com. (AJ/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :