Pertanian Masa Kini

oleh

Komoditas pertanian di kecamatan Jati antara lain padi, palawija, dan buah melon. Untuk tanaman padi, di kecamatan Jati sebagian besar berada di desa Loram Kulon dan Loram Wetan. Sedangkan melon berada di desa Pasuruan Lord an Pasuruan Kidul. Tanaman Palawija sendiri hanya sebagai tanaman tumpangsari. Luas wilayah pertanian di kecamatan Jati sendiri berkisar 1312,24 Hektare.

TRENDING :  Emak-emak Penggigit Polisi Masuk DPS

Seiring dengan kemajuan zaman, wilayah-wilayah pertanian ini berubah menjadi lahan pemukiman. Hal ini cukup memprihatinkan, karena negara Indonesia adalah negara agraris yang sebagian besar penduduknya mencari nafkah dengan bertani. Selain itu, generasi zaman sekarang juga sulit untuk diajak serta terjun ke dunia tani. Ada banyak faktor di belakangnya. Mungkin anggapan bahwa petani itu penghasilannya tidak menentu, banyak juga yang telah mapan di dunia industri, dan lain sebagainya. Semakin berkurangnya popularitas petani, generasi mendatang juga semakin tak tertarik dengan dunia pertanian.

Beberapa rencana untuk mengatasi hal itu adalah pembuatan waduk di wilayah-wilayah pertanian yang masih sulit untuk mendapatkan pengairan. Dengan begitu, petani tidak lagi pusing soal pengairan. Optimalisasi lahan dengan peningkatan kualitas melalui alat-alat pertanian yang canggih juga sedang direncanakan. Lalu, diharapkan dengan upaya-upaya tersebut, generasi selanjutnya tak lagi memandang sektor pertanian dengan sebelah mata. Swasembada beras juga benar-benar dapat terealisasi. Peran pro aktif dari seluruh pihak juga diperlukan untuk mendukung rencana tersebut.

TRENDING :  Tiga Hari Tak Kelihatan, Warga Wergu Kulon Kudus Ditemukan Meninggal di Rumahnya
TRENDING :  Diduga Akibat Alih Fungsi Luas Lahan Pertanian Di Kudus Makin Menyusut

Reportase bersama Harso Widodo, camat Jati Kudus

 

memei

KOMENTAR SEDULUR ISK :