SINGAPURA, ISKNEWS.COM – MilkLife Kickers tampil impresif pada hari kedua Singa Cup 2026 dengan memborong 13 gol dari dua pertandingan. Tim asuhan Timo Scheunemann tersebut sukses menaklukkan wakil Singapura, BMW, dengan skor telak 8-0, serta mengalahkan tim Australia, Fremantle City FC, dengan skor 5-1. Kedua laga berlangsung di Tanglin Rugby Club, Singapura, Jumat (6/11/2026).
Dua kemenangan tersebut sekaligus menjadi bukti kebangkitan MilkLife Kickers setelah menghadapi persaingan sengit pada hari pembuka turnamen. Pada Kamis (5/11/2026), mereka mengawali kompetisi dengan hasil satu kemenangan dan satu kekalahan dalam dua pertandingan di The Arena, Woodleigh, Singapura.
Saat itu, MilkLife Kickers mengawali kiprahnya dengan kemenangan besar 13-0 atas wakil Australia, South Coast Baptist College. Namun, pada pertandingan kedua, mereka harus mengakui keunggulan tuan rumah Lion City Sailors setelah kalah tipis dengan skor 0-1.
Memasuki hari kedua, MilkLife Kickers langsung memperlihatkan permainan menyerang saat menghadapi BMW. Rara Z. Farza membuka keunggulan ketika pertandingan baru berjalan kurang dari satu menit. Keunggulan tersebut bertambah melalui gol Alisa M. Fakhira pada menit ketiga.
Dominasi MilkLife Kickers berlanjut melalui Giada Soebianto yang mencetak dua gol pada menit ke-10 dan 18. Albianca Raula kemudian ikut menyumbangkan gol pada menit ke-20.
Menjelang akhir babak pertama, Rara kembali menunjukkan ketajamannya dengan mencetak dua gol tambahan pada menit ke-21 dan 25. Torehan tersebut sekaligus melengkapi hat-trick Rara dalam pertandingan tersebut.
Pada paruh kedua, MilkLife Kickers kembali menambah keunggulan melalui gol Giada yang melengkapi koleksi empat golnya sepanjang turnamen. Namun, pertandingan harus dihentikan sementara setelah terdengar bunyi sirine dari sistem peringatan petir.
Setelah mengalami penundaan hampir satu jam, panitia akhirnya memutuskan pertandingan tidak dilanjutkan. Hasil akhir pun ditetapkan dengan kemenangan 8-0 untuk MilkLife Kickers.
Tantangan berikutnya datang dari Fremantle City FC. Dalam pertandingan tersebut, MilkLife Kickers sempat tertinggal lebih dahulu setelah Ciara Glascott mencetak gol cepat pada menit ke-13.
Namun, respons cepat ditunjukkan skuad MilkLife Kickers. Hanya berselang satu menit, Garneta F. Imelda berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Momentum tersebut kemudian dimanfaatkan Rere Z. Fatin untuk membalikkan keadaan menjadi 2-1 pada menit ke-23. Skor tersebut bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, MilkLife Kickers semakin percaya diri dalam membangun serangan. Rara Z. Farza memperlebar jarak menjadi 3-1 pada menit ke-28.
Albianca Raula kemudian menambah keunggulan pada menit ke-37. Gol tersebut sekaligus membuat koleksi golnya sepanjang turnamen bertambah menjadi enam.
Menjelang pertandingan berakhir, tepatnya tujuh menit sebelum peluit panjang, Garneta kembali mencetak gol keduanya. Tambahan gol tersebut memastikan MilkLife Kickers menutup laga dengan kemenangan meyakinkan 5-1.
Pelatih MilkLife Kickers, Timo Scheunemann, mengapresiasi penampilan anak asuhnya yang mampu menunjukkan perkembangan positif. Ia menilai para pemain tampil lebih kompak dan mampu menerapkan pola permainan dengan baik, meskipun menghadapi lawan yang memiliki postur tubuh lebih besar.
“Hari ini mereka bisa main dengan aliran bola yang baik menghadapi lawan-lawan yang secara postur jauh lebih besar. Hari ini semua juga bisa main kompak di atas lapangan. Kalaupun kita kalah tapi mainnya seperti tadi, saya tetap senang. Tapi saya bersyukur hari ini kami bisa memenangi dua pertandingan sekaligus. Terlepas dari apa pun hasil kami di turnamen ini, saya tetap bangga melihat mereka bisa merespons tekanan,” ucap Timo setelah pertandingan.
Penampilan apik tersebut juga mendapat respons positif dari penyerang MilkLife Kickers, Giada Soebianto. Siswi Flintridge Preparatory School itu mengaku senang karena timnya mampu memperbaiki performa dan meraih hasil maksimal pada pertandingan hari kedua.
Menurut Giada, peningkatan komunikasi dan kekompakan antarpemain menjadi faktor penting keberhasilan tim dalam menjalankan strategi yang diberikan pelatih.
“Hari ini senang bisa tampil bagus dan membantu tim. Permainan hari ini cukup sengit, tapi akhirnya kami bisa bangkit meraih kemenangan karena seluruh pemain bekerja keras untuk tampil kompak secara tim. Saya merasa hari ini kerja sama tim meningkat, pemain bisa tampil sesuai dengan skema yang diarahkan pelatih. Secara keseluruhan, saya puas terhadap penampilan saya pribadi sepanjang Singa Cup 2026,” ujar Giada.
Sebagai informasi, Singa Cup merupakan turnamen sepak bola kelompok usia dini bertaraf internasional yang telah diselenggarakan di Singapura sejak 2011. Pada penyelenggaraan tahun ini, kompetisi tersebut diikuti sebanyak 136 tim yang berasal dari 13 negara.
Bakti Olahraga Djarum Foundation bersama MilkLife mengirimkan MilkLife Kickers untuk bersaing di kategori Girls U14. Skuad tersebut diperkuat para pemain hasil seleksi MilkLife Soccer Challenge All-Stars musim 2025/2026.
Kategori Girls U14 Singa Cup 2026 menerapkan sistem single round-robin yang berlangsung pada 5-7 November 2026. Dengan format tersebut, setiap peserta akan saling berhadapan satu kali untuk menentukan posisi akhir klasemen.
Dalam persaingan Grup A, MilkLife Kickers tergabung bersama Lion City Sailors dari Singapura, Fremantle City FC dan South Coast Baptist College dari Australia, serta BMW yang juga berasal dari Singapura. (AS/YM)






