Petani di Tegalombo Pati Tewas Tersambar Petir Saat di Sawah

oleh -387 Dilihat
Petugas SPKT dan Unit Reskrim Polsek Dukuhseti bersama tim medis Puskesmas Dukuhseti saat mendatangi kediaman korban. (Foto: Istimewa)

Pati, Isknews.com – Seorang petani di Desa Tegalombo, Kecamatan Dukuhseti, Kabupaten Pati, meninggal dunia akibat tersambar petir saat berada di sawah, Jumat (26/12/2025) sekitar pukul 17.45 WIB. Peristiwa tersebut terjadi di area persawahan desa setempat dan sempat menggegerkan warga.

Korban diketahui bernama Septian Dwicahyo (36), warga RT 03 RW 02 Desa Tegalombo. Sebelumnya, korban berpamitan kepada istrinya sekitar pukul 17.00 WIB untuk pergi ke sawah. Namun, sekitar 45 menit kemudian, korban ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dunia.

Kapolresta Pati melalui Kapolsek Dukuhseti AKP Ali Mashuri mengatakan, pihaknya menerima laporan dari istri korban sekitar pukul 18.00 WIB. Setelah menerima laporan, petugas SPKT dan Unit Reskrim Polsek Dukuhseti bersama tim medis Puskesmas Dukuhseti langsung mendatangi lokasi kejadian.

“Saat petugas tiba, korban sudah berada di pinggir sawah setelah dievakuasi oleh warga. Tim medis kemudian melakukan pemeriksaan awal terhadap jenazah,” ujar AKP Ali Mashuri.

Berdasarkan keterangan dua saksi, korban diduga tersambar petir saat hujan lebat disertai kilatan petir melanda kawasan persawahan. Warga yang melintas melihat korban tergeletak dan segera meminta bantuan untuk mengevakuasi korban ke tempat yang lebih aman.

Hasil pemeriksaan medis tidak menemukan tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh korban. Namun, terdapat beberapa bekas luka yang menguatkan dugaan korban meninggal akibat sambaran petir yang menyebabkan henti jantung mendadak.

“Dari hasil pemeriksaan medis dan keterangan saksi-saksi, kami memastikan peristiwa ini murni musibah. Tidak ditemukan unsur tindak pidana,” tegas Kapolsek.

AKP Ali Mashuri mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat beraktivitas di area terbuka, terutama ketika cuaca ekstrem. “Jika hujan disertai petir, sebaiknya aktivitas di ruang terbuka ditunda demi keselamatan,” pungkasnya. (Mel)

KOMENTAR SEDULUR ISK :