Pilkada Serentak Serap Rp 7 T

oleh

KUDUS,isknews.com.Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2015, yang akan berlangsung di penghujung tahun ini, menghabiskan atau menyerap anggaran sebesar Rp 7 triliun. Anggaran sebesar itu mencakup sebanyak 204 daerah peserta Pilkada di seluruh Indonesia.

Ketua Komisi D DPRD Provinsi Jawa Tengah, Drs Jayus MM, saat dihubungi Isknews.com, di kediamannya, Selasa (2/6). Dia menerangkan, legalitas mengenai Undang Undang (UU) Pilkada itu sudah ditetapkan oleh pemerintah, karena itu harus dijalankan oleh provinsi, kabupaten maupun kotamadya yang ditetapkan melaksanakan Pilkada. “Perlu dicatat, bagi daerah peserta Pilkada yang tidak melaksanakan atau menyelenggarakan pesta demokrasi itu, berarto tidak menjalankan UU.”


Menjawab pertanyaan apakah anggaran sebesar di atas, termasuk beaya untuk Pilkada ulang, dengan tegas angota DPRD Jateng dari Fraksi PAN itu menerangkan bahwa pada Pilkada 2015 ini tidak akan ada Pilkada Ulang. Yang ada adalah selih anggka, dan yang memperoleh suara terbanyak itulah yang akan kepala daerah terpilih. :”Kecuali kalau ada perolehan suara sama atau draw, ya mau tidak mau dilakukan Pilkada ulang.”


Bedasarkan data yang diperoleh dari Komisi Pemilihan Umum (KPU), sebanyak sebanyak 204 daerah otonomi akan menggelar pemilihan kepala daerah (pilkada) secara serentak pada tahun 2015. Selain daerah yang akhir masa jabatan kepala daerahnya akan berakhir, 18 daerah otonomi baru juga akan menggelar Pilkada.
204 daerah tersebut terdiri dari 197 kabupaten/kota dan tujuh provinsi. Sebelumnya, terdapat perbedaan jumlah daerah yang akan menggelar Pilkada 2015 antara data KPU dengan Kemendagri. KPU mencatat ada 188 daerah yang masa jabatan kepala daerahnya akan berakhir pada 2015.


Pemungutan suara akan digelar secara serentak sesuai amanat Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Wali Kota.(Darmanto Nugroho)

KOMENTAR SEDULUR ISK :