PKK Kabupaten Kudus Ajak Pemdes Dukung Kader Posyandu

oleh

Kudus, isknews.com – TP PKK Kabupaten Kudus mendorong Pemerintah Desa (Pemdes) untuk membantu Kader PKK dalam menjalankan tugasnya. Dana Desa dapat dianggarkan sebagai peningkatan sarana dan prasarana posyandu serta transpor untuk para kader. Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua I TP PKK Kabupaten Kudus Hj. Mawar Hartopo ketika melakukan penilaian Lomba Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Tingkat Kabupaten Kudus di Desa Besito dan Desa Bacin, Rabu (4/12/19).

Mawar Hartopo menjelaskan perlunya Pemdes untuk membuat anggaran khusus untuk menunjang kegiatan dan sarpras Posyandu. Hal itu dutujukan untuk meningkatkan pelayanan Posyandu khususnya kepada ibu hamil dan anak balita. Dikarenakan Kader Posyandu seringkali terkendala masalah transpor dalam mendampingi dan mengantar proses persalinan ibu hamil. Selain itu, Mawar menambahkan, masyarakat yang sudah memiliki BPJS juga kesulitan untuk menuju ke Rumah Sakit rujukan karena terkendala masalah transportasi. “Pemdes perlu menganggarkan untuk transpor kader pendamping, serta untuk sewa mobil apabila desa belum memliki ambulan,” ujarnya.

Mawar menjelaskan, PHBS Tatanan Rumah Tangga merupakan upaya untuk memberdayakan anggota rumah tangga agar mampu mempraktekkan perilaku hidup bersih dan sehat. Digelarnya lomba PHBS bertujuan untuk membangun kesadaran masyarakat desa guna meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. “Karena PHBS aspeknya luas meliputi aktivitas sehari-hari, saya harapkan ada kontinuitasnya jadi tidak sekedar lomba dan terapkan sehari-hari dan berkesinambungan,” tuturnya.

TRENDING :  Gajimu Tidak Sesuai UMK Kudus 2017? Laporkan Saja Ke Sini
TRENDING :  Ribuan Keping KTP El Invalid Dimusnahkan

Terkait indikator penilian, Mawar mengatakan bahwa dalam seleksi pelaksana terbaik meliputi aspek input, proses, output serta indikator gabungan. Mekanisme penilaian dilakukan melalui dua tahap, yaitu seleksi administrasi dan kunjungan lapangan ke rumah perwakilan lomba. Nantinya, setelah dilaksanakan penilaian administrasi dan lapangan oleh tim juri, akan ditetapkan tiga desa pelaksana PHBS Tatanan Rumah Tangga terbaik. “Selain mendapatkan piala dan uang pembinaan, juara pertama juga akan mewakili Kabupaten Kudus pada lomba tingkat Provinsi Jawa Tengah,” pungkasnya.

TRENDING :  Budaya Kerja Jangan Hanya Sebatas Seremoni

Sementara itu, Sekretaris Desa Besito Saiful Hadi mewakili Kepala Desa menyampaikan apresiasi atas kehadiran tim penilai. Hadirnya TP PKK Kabupaten diharapkan dapat memberi saran dan masukan terhadap pelayanan oleh TP PKK Desa khususnya bagi Kader Posyandu. Terkait PHBS, pihaknya mengungkapkan bahwa pemerintah desa senantiasa mengimbau masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungannya masing-masing. Melalui lomba tersebut, diharapkan dapat memacu masyarakat desa untuk senantiasa gotong royong menjaga kebersihan desa. ( ACF/YM )

KOMENTAR SEDULUR ISK :