PLN Kudus Gelar Sosialisasi, Tanggapi Positif Kritik Bupati Kudus Terkait Standarisasi Teknis Instalasi Listrik

oleh -824 kali dibaca
Suasana sosialisasi standarisasi instalasi listrik bagi pelanggan PLN di Kudus (Foto: YM)

Kudus, isknews.com – Menindaklanjuti keluhan Bupati Kudus HM Hartopo saat peresmian Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di halaman kantor PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Kudus terkait standarisasi teknis instalasi listrik oleh sejumlah teknisi kelistrikan di Kudus, pekan lalu.

PLN UP3 Kudus Bersama dengan Dinas ESDM Cabang Kendeng Muria, Masyarakat Ketenagalistrikan Indonesia (MKI) Jateng, dan Lembaga Inspeksi Teknik (LIT) PPILN melaksanakan sosialisasi tentang standar teknis pemasangan Instalasi Listrik milik pelanggan di Pendopo Kabupaten Kudus.

Sosialisasi dihadiri langsung oleh Bupati Kudus beserta OPD, Camat Jati dan Kota Kudus, Lembaga LIT Wilayah Kudus, Instalatir Biro Tenaga Listrik (BTL), dan perwakilan Dinas Pendidikan & Sekolah SMK.

Dalam kata sambutannya, Bupati Kudus, Hartopo menyampaikan terima kasih kepada PLN karena telah menindaklanjuti keluhan yang disampaikan masyarakat terkait banyaknya instalasi listrik pelanggan yang dalam kondisi tidak standar.

“Dengan adanya sosialisasi ini diharapkan dapat mengurangi potensi terjadinya kecelakaan yang disebabkan instalasi listrik di rumah masyarakat dalam kondisi yang tidak standar. Dan semoga apa yang disampaikan PLN hari ini kepada rekan-rekan BTL dapat menjadi awal perbaikan kondisi instalasi listrik untuk menjadi sesuai standar-standar (SNI) yang telah ditetapkan”, jelas Hartopo, Senin (10/04/2023).

Bupati berharap PLN Bersama dengan dinas ESDM dan MKI terus melakukan perbaikan dengan membuat tim khusus untuk melakukan uji petik maupun monitoring pemeriksaan pemasangan instalasi listrik pelanggan yang dilakukan oleh pihak ketiga (BTL).

“Berlakukan sanksi Peringatan apabila ditemukan BTL yang melakukan pemasangan Instalasi tidak sesuai standar yang berlaku,” tambah Hartopo.

Di satu sisi, Manager PLN UP3 Kudus, Yunarsih turut menyampaikan terima kasih atas kepedulian Bupati Kudus terhadap kondisi ketenagalistrikan di Kabupaten Kudus sehingga berhasil terselenggara acara sosialisasi ini.

“PLN sangat mengutamakan keamanan listrik yang digunakan oleh masyarakat, tentunya dengan memastikan penggunaan peralatan yang sesuai SNI di setiap rumah. Walaupun dalam hal instalasi tersebut menjadi tanggung jawab pelanggan sendiri, namun PLN tetap konsisten menghimbau masyarakat untuk menggunakan jasa BTL yang resmi dan bersertifikat sehingga kondisi instalasi listrik aman dari potensi bahaya.” Jelas Yunarsih.

Kepala Dinas ESDM Cabang Kendeng Muria, Irwan Edhie Kuntjoro dalam paparannya menyampaikan terkait komitmen Dinas ESDM dalam bersinergi Bersama PLN untuk memastikan kondisi listrik masyarakat dalam keadaan yang aman. Serta menyatakan kesiapannya dalam membantu program pemkab untuk memberikan listrik murah kepada masyarakat yang tidak mampu.

Ketua Umum MKI Jateng & DIY, Ir. Soewondo Koesoemo juga turut menyampaikan bahwa MKI secara konsisten turut hadir di tengah masyarakat sebagai pihak perantara antara para pengusaha bidang ketenagalistrikan dan masyarakat umum.

“Kami sampaikan kepada masyarakat, bahwa jika ada keluhan dan masukan yang ingin disampaikan kepada PLN, maka kami siap untuk membantu. Hal ini kami harapkan untuk menjadikan industri kelistrikan di Jawa Tengah dan PLN khususnya dapat menjadi lebih baik lagi sehingga pelayanan kepada pelanggan pun akan turut meningkat.” Jelas Soewondo.

Pada acara ini, perwakilan LIT yang dihadiri oleh Direktur PPILN Agung Wahyu Utomo ST. menjadi narasumber dan menjelaskan terkait standarisasi instalasi listrik pelanggan dan potensi bahaya yang terjadi jika peralatan kelistrikan di rumah tidak standar.

Acara sosialisasi ini merupakan wujud nyata perbaikan secara terus-menerus yang dilakukan oleh PLN beserta seluruh mitra kerja dan stakeholder dalam upaya mewujudkan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat di Indonesia. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.