Kudus, isknews.com – Plt Bupati Kudus Hartopo menyebut banyak hal baik di dalam program pemberian imunisasi. Salah satunya melalui Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS). Pihaknya meminta kepada semua masyarakat maupun pihak sekolah, agar ikut menyukseskan program imunisasi yang dilaksanakan Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus.
Menurut Hartopo, program imunisasi merupakan langkah nyata di dalam menanggulangi dan mencegah terjadinya wabah penyakit sejak usia dini.
“Terkait info ada dua sekolah yang menolak imunisasi pihaknya minta Dinas Kesehatan Kudus untuk melakukan pendekatan,” ujarnya saat ditemui wartawan di Pendapa Kudus, Jumat (13/11/2020).
Sementara Plt Kepala DKK Kudus dokter Aziz Achyar melalui Pengelola Program Imunisasi Ali Muhtadi menambahkan meski siswa tidak libur sekolah, maka saat imunisasi siswa didatangkan sehingga kesadaran orang tua memang sangat diharapkan. “Dibutuhkan peran orang tua dalam hal in,” ujarnya.
“Imunisasi yang menyasar kelas I SD/MI mendapatkan vaksin Measles Rubella (MR) mencapai 13.326 anak dari total sasaran sebanyak 13.690 anak,” imbuhnya.
Program BIAS terlaksana mulai September 2020 dengan pencapaian rata-rata dari 19 Puskesmas adalah 97 persen. 19 Puskesmas di Kudus sudah menyasar ke 417 SD negeri dan swasta, 150 MI dan empat SDLB.
Protokol kesehatan tetap diterapkan, Ia mengungkapkan imunisasi DT dan Td ini tidak bisa diperoleh dengan mudah karena hanya disediakan oleh pemerintah untuk antisipasi penyakit difteri. (AJ/YM).






