Plt. Bupati Kudus Dorong OPD, Camat dan ASN Sosialisasi Masif Sensus Penduduk 2020

oleh

Kudus, isknews.com – Badan Pusat Statistik ( BPS) Kudus dan dan diseluruh Indonesia sejak Sabtu, 15 Februari hingga nanti 31 Maret 2020 telah melaksanakan Sensus Penduduk 2020 dengan metode sensus melalui sistem dalam jaringan (daring) atau online. Nantinya, masyarakat diminta untuk mengisi data sensus secara online.

Untuk mensukseskan kegiatan tersebut Plt. Bupati Kudus, HM Hartopo mengajak seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat dan Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan Pemkab Kudus untuk bisa mensosialisasikan kegiatan ini secara masif ke masyarakat.

“Ini adalah sensus online pertama yang dilakukan di Indonesia. Untuk itu kami harapkan semua elemen dapat berperan aktif dalam mensukseskan sensus penduduk online ini,” katanya dalam acara Sosisalisasi Sensus Penduduk Online yang digelar BPS Kudus di Commad Center, Senin (17/02/2020).

TRENDING :  Blangko Habis, Pencetakan KTP Terhenti
Plt. Bupati Kudus HM Hartopo saat memimpin Sosisalisasi Sensus Penduduk Online yang digelar BPS Kudus di Commad Center (Foto: istimewa)

Dalam sensus penduduk online ini, kata Hartopo, Pemerintah Kabupaten Kudus ditargetkan dapat mengubah 27 persen data kependudukan yang dimiliki. Dengan tengat waktu selama satu setengah bulan.

Untuk itu, pihaknya mengajak agar semua yang hadir di acara tersebut bisa mengajak dan memberikan penjelasan kepada masyarakat di sekitarnya terkait sensus penduduk online. Dirinya juga mengajak agar ASN di lingkungan Pemkab Kudus bisa menyebarkan informasi tersebut secara masif melalui sosial media, seperti Facebook dan Whatsapp.

TRENDING :  96 Persen Penduduk Kudus Sudah Lakukan Perekaman KTP, Diketemukan 1700 Data Ganda

“Makanya ini harus segera kita sosialisasikan agar bisa tercapai,” himbaunya.

Sementara itu, Rachmadi Agus Santosa, Kepala Badan Pusat Statistik Kudus mengungkapkan tahun ini BPS melakukan sensus penduduk dengan metode kombinasi. Yakni melakukan sensus penduduk online yang dilakukan pada 15 Febuari – 31 Maret. Kemudian bagi penduduk yang tidak sempat mengikuti sensus penduduk online, bisa mengikuti sensus penduduk wawnacara yang akan dilakukan di bulan Juli 2020. Sehingga semuanya nanti akan tersensus dan tidak ada yang terlewati.

Melalui smartphone, tablet maupun pc nantinya masyarakat dapat mengakses halaman  sensus.bps.go.id. Dari satu smartphone, masyarakat dapat mengupdate data seluruh anggota keluarga yang tercantum dalam Kartu Keluarga (KK).

TRENDING :  Puskesmas Karimunjawa Diakreditasi

Adapun syaratnya sangat mudah. Yakni peserta hanya membawa fotokopi KK, surat nikah atau surat cerai atau surat kematian.

“Tujuannya, kami ingin mendapatkan data penduduk dejure menurut KTP dan defacto menurut tempat tinggal,” jelasnya.

Kepada masyrakat Kudus, Rachmadi menghimbau agar mereka bisa membuat password dengan semudah mungkin. Pasalnya kalau lupa password, masyarakt tidak bisa mengganti data kependudukan lagi.

“Masyarakat diberi waktu 2 kali untuk ganti password. Jadi hati-hati dalam membuat password,” pesannya. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :