PMI Kudus Sambangi dan Beri Bantuan Korban Bencana Kebakaran

oleh
Foto : Dokumentasi PMI Kudus

Kudus, ISKNEWS.COM – Senantiasa meringankan derita korban kebakaran rumah, Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kudus, Rina Budi Aryani bersama dengan Sekertarisnya, Imam Santoso dan sejumlah relawan, memberikan bantuan pada korban kebakaran yang terjadi di Desa Jati Kulon dan Undaan Kidul beberapa waktu lalu.

“Hal itu sebagai aksi tanggap bencana terhadap musibah dan merupakan bagian dari upaya yang kami lakukan dalam meringankan beban musibah yang diderita korban,” jelas Ketua PMI Kudus, Rina Budi Aryani melalui Sekertarisnya, Imam Santoso, saat ditemui media ini usai acara buka bersama di kantor PMI Kudus, Rabu (29/5/2019).

Bantuan berupa uang tunai senilai Rp. 1 juta, beras 50 kilogram, hygiene kit dan terpal tersebut diberikan kepada Sarijah, warga desa Undaan Kidul dan Kasino, warga desa Jati Kulon.

TRENDING :  Hendak Berburu Biawak, Tewas Tertembak Senjata Sendiri

Dengan bantuan tersebut, dia berharap korban dan keluarga bisa terpacu untuk terus berjuang dan semangat menjalani hidup. Diungkapkan Imam Santoso, kondisi rumah kedua korban kebakaran sangat parah. Pasalnya kebakaran tersebut telah meluluh lantahkan rumah korban beserta isinya.

TRENDING :  Disdikpora : Dana BOS Harus Tepat Sasaran dan Jangan Sampai Diselewengkan

“Di Jati Kulon kejadiannya tanggal 20 Mei lalu. Kebakaran disebabkan oleh meledaknya lampu disalah satu kamar yang kemudian jatuh menimpa kasur hingga membakar seluruh rumah. Beruntung tidak ada korban jiwa,” jelas Imam menceritakan kronologi kejadian.

Imbuhnya, “Kalau di Undaan kejadiannya pada tanggal 14 Mei lalu. Kebakarannya berasal dari api tungku dapur yang diduga lupa belum dimatikan. Korbannya Srijah kebetulan lansia, usia 90 tahun,”

Pada awal tahun hingga bulan Mei ini sudah ada puluhan bantuan yang disalurkan pihaknya ke korban bencana. Hal ini merupakan salah satu progam tanggap bencana dari PMI Kudus.

TRENDING :  Rekayasa Lalu Lintas Diberlakukan di Sejumlah Ruas Jalan

“Bantuan yang kami berikan berupa uang tunai senilai Rp. 600 ribu, tahun ini naik menjadi Rp. 1 juta. Dengan peningatan target bulan dana PMI tahun ini yang mencapai Rp. 1.62 miliar, dia berharap pihaknya bisa lebih banyak membantu masyarakat. Semoga tahun depan bisa lebih banyak lagi,” harapnya. (AJ/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :