PN Kudus: Gugatan dari Penggugat Hotel Sato Dinilai Kabur

oleh -3,602 kali dibaca

Kudus, isknews.com – Pengadilan Negeri (PN) Kudus meenilai gugatan dari penggugat (warga yang merasa dirugikan akibat adanya pembangunan Hotel Sato) dinilai kabur. Putusan tersebut termuat dalam putusan Nomor : 7/Pdt.G/2021/PN Kds yang disampaikan kemarin

Hal itu dikatakan Kepala PN Kudus Singgih Wahono, Kamis (30/9/2021) siang.

Singgih menyebut jika tidak diterimanya gugatan itu karena pengadilan mengabulkan eksepsi (keberatan) dari tergugat yang menyebut jika gugatan dari penggugat dinilai kabur (obscuur libel). Dengan dikabulkannya eksepsi itu, pengadilan merasa gugatan tak memenuhi persyaratan formil.

“Maka pokok perkara antara kedua belah pihak yang berperkara tidak perlu dipertimbangkan lebih lanjut,” jelasnya.

Sementara Kuasa Hukum pengugat Budi Supriyatno menanggapi dengan tidak dikabulkannya gugatan dari pihaknya, maka akan ada upaya hukum lain yang bakal ditempuh.

“Dengan tidak diterima gugatan kami, maka kami akan coba kembali mengajukan gugatan. Tentunya dengan melengkapi data-data, Rencana mengajukan gugatan lagi dengan merubah petitumnya,” paparnya.

Diketahui, dalam kasus tersebut ada tiga rumah yang mengalami kerusakan cukup parah. Rumah-rumah yang rusak tersebut diketahui milik Benny Gunawan, Beny Junaedi, dan Wiwik Kurniawan. Ketiga rumah ini lokasi berdekatan dengan The Sato Hotel yang berdiri di Jalan Pemuda, Desa Kramat, Kudus.

Kasus terseput pun sudah dibawa ke ranah hukum oleh warga yang merasa dirugikan, dan sidang pun sudah berulang kali digulirkan. Hingga Kamis (30/9/2021) menyatakan menolak gugatan warga. Meski demikian warga penggugat melalui kuasa hukumnya, Budi Supriyatno menyatakan akan Kembali melayangkan gugatan. (AJ/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :