Polisi Tangkap Pencuri Tunggal Spesialis Rogoh Jok Motor Karyawan Pura saat di Parkiran

oleh -6,980 kali dibaca

Kudus, isknews.com – Pelaku pencurian di tempat parkir khusus karyawan milik PT Pura Group di Kecamatan Jati, Kudus, Jawa Tengah berhasil ditangkap oleh anggota Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kudus.

Anggota Satreskrim berhasil mengamankan AS (31) pada Sabtu (30/10/2021) di depan rumahnya yang berada di Desa Temulus, Kecamatan Mejobo, Kudus.

Kasat Reskrim Polres Kudus AKP Agustinus David mengatakan, penangkapan berawal dari adanya laporan korban yang kehilangan hp serta uangnya yang ditaruh di jok motornya.

“Korban M Dwi Yulianto warga Peganjaran, Bae, merupakan karyawan PT Pura,” jelas Kasatreskrim Polres Kudus, Jum’at (05/11/2021)

Kemudian, dari keterangan korban, seperti biasa sebelum masuk pabrik, korban memarkirkan kendaraan Yamaha Xeon miliknya di parkiran. Lalu, korban menaruh dompet berisi uang tunai dan HP Vivo didalam bagasi motor.

Usai bekerja, saat berniat mengambil uang dan hp yang disimpan dalam jok motor, dompet dan hp sudah tidak ada.

Lebih lanjut, usai mengetahui hp serta uang yang ditaruh di jok motor hilang, korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke polisi.

Menurutnya, saat beraksi pelaku sendirian dan tidak hanya sekali saat beraksi. Saat ditanyai, pelaku mengaku sudah berulangkali. Atas aksinya tersebut, menjadi keresahan di kalangan karyawan Pura .

“Pelaku sudah beraksi di lokasi itu. Dari pengakuan pelaku. Pelaku lebih dari 3 kali melakukan pencurian di lokasi parkir khusus karyawan,” ucapnya.

Modus pelaku melakukan pencurian yakni dengan cara mendatangi tempat parkir dan berbaur dengan karyawan lain. Kemudian. Pelaku mengambil barang berharga yang disimpan di jok sepeda motor sasaran.

“Modusnya pelaku mengambil barang berharga yang disimpan di jok motor dengan cara ngrogoh, memasukkan satu tangannya ke sisi dalam jok,”jelasnya.

Dari tangan pelaku, pihaknya berhasil mengamankan barang bukti berupa satu buah telepon seluler Vivo V21. Dusbuk dan sepeda motor yang dipakai pelaku melakukan aksi.

Atas aksinya tersebut, pelaku teranca pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara.(yy/ym)

KOMENTAR SEDULUR ISK :