Potensi Wisata Desa Jepang

oleh

Desa Jepang Mejobo Kudus, adalah salah satu rintisan desa wisata di kabupaten Kudus. Potensinya antara lain adalah festival Rebo Wekasan yang telah menjadi kearifan lokal daerah setempat. Dalam perkembangannya, pemerintah desa bersama dinas terkait serta seluruh masyarakat akan mencanangkan paket wisata agar lebih menarik wisatawan, juga menguntungkan masyarakat setempat. Paket wisata itu, salah satunya adalah mengenalkan pada para wisatawan bahwa di desa Jepang juga terdapat seni kerajinan anyaman bambu. Sebagian besar masyarakat Jepang sendiri memproduksi anyaman bambu untuk mencukupi kebutuhan sehari-harinya. Diharapkan, seni kerajinan tersebut dapat berinovasi menjadi bentuk-bentuk lain yang lebih menarik.

Namun, dalam upaya pengembangan potensi wisata itu, beberapa tantangannya adalah pola pikir para pengrajin yang masih ragu-ragu untuk membuat inovasi baru tentang usahanya. Apabila nantinya telah membuat anyaman bambu dalam bentuk lain, khawatir bahwa kerajinannya itu tidak laku dan membuat pengrajin merugi. Hingga sekarang, membuat pola pikir yang lebih terbuka masih dikembangkan. Ada sebagian pengrajin pula yang telah mencoba berinovasi dengan membuat souvenir kapal berbahan dasar bambu.

Regenerasi pengrajin juga menjadi tantangan untuk pengembangan wisata budaya. Oleh karena itu, pemerintah desa berharap dengan adanya inovasi produk kerajinan bambu, ada lembaga yang dapat menampung hasil tersebut dan memasarkannya, sehingga masyarakat luar juga tahu bahwa kerajinan bambu itu menarik. Nah, dengan ketertarikan itu nilai jual anyaman bambu dapat berangsur meningkat. Dengan peningkatan itu, maka bukan tidak mungkin bahwa generasi muda juga dapat ikut andil dalam usaha tersebut.

Reportase bersama Indarto, kepala desa Jepang Mejobo Kudus

 

memei

KOMENTAR SEDULUR ISK :