PPL Mahasiswa Berikan Bimbingan Rohani Bagi ODGJ

oleh -1.092 kali dibaca

Kudus,isknews.com – Kebanyakan ODGJ yang jalani perawatan di Jalma sehat karena kurangnya komunikasi. Hal itu disampaikan oleh Bapak Heru selaku Pengelola Jalma Sehat (Yayasan Rehabilitasi Gangguan Jiwa dan Cacat Mental) Selasa, 29 Agustus 2021.

Dalam hal ini, Nafi Dosen IAIN menyampaikan bahwa Mahasiswa IAIN Prodi Bimbingan dan Konseling Islam yang melaksanakan PPL di Yayasan Jalma Sehat pun berinisiatif melakukan kegiatan Bimbingan Rohani terhadap pasien ODGJ untuk mengisi ketenangan jiwa para pasien ODGJ dan mengajak pasien ODGJ untuk aktif bersosialisasi.

“Kegiatan itu dilaksanakan setelah Adzan berkumandang untuk menunaikan ibadah sholat Maghrib berjamaah. Para Mahasiswa melatih pasien dengan meminta salah satu pasien untuk muadzin. Kegiatan tersebut bertujuan untuk membuat jiwa menjadi tenang,” ungkapnya.

Selanjutnya dengan pembacaan Asmaul Husna, Sholawatan, pembacaan doa, berbincang-bincang Karena pasien ODGJ membutuhkan teman nyata untuk diajak ngobrol agar tidak bicara sendiri dengan bisikan-bisikannya.

“Kegiatan pemberian Bimbingan Rohani ini terapi yang tepat bagi ODGJ, obrolannya santai sehingga pasien juga semangat mengikuti Bimbingan ini meskipun harus ada reward di akhir”lanjutnya saat berkunjung ke Yayasan Jalma Sehat.

Para Mahasiswa juga mencoba membantu mengingatkan ayat-ayat Al-Qur’an seperti surah pendek

Kegiatan tersebut di tutup dengan Sholat Isya berjamaah dan tidak lupa para pasien diberi rokok sebagai reward bagi mereka.

Pasien ODGJ semangat sekali dalam kegiatan tersebut, bahkan kalau menjelang senja pasien ODGJ selalu tanya “Mbak nanti ngaji lagi? (Sambil tersenyum).”

Sementara itu, Sinta Perawat Jalma Sehat menjelaskan bahwa Pasien ODGJ yang diberi bimbingan rohani
cuma untuk pasien yang kesehatan mental nya membaik, stabil agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.

“Terimakasih untuk adek-adek Mahasiswa yang sudah mau membantu untuk penyembuhan pasien ODGJ di Jalma Sehat, karena setelah Pak Agus meninggal dunia, tidak ada pemberian terapis lagi.” pungkasnya.

KOMENTAR SEDULUR ISK :