Prihatin SD 1 Setrokalangan Pasca Banjir, Komisi D Usulkan Dana TT untuk Perbaikan Secepatnya

oleh -792 kali dibaca
Anggota Komisi D DPRD Kudus, Endang Kursistiyani saat meninjaul langsung kondisi SD 1 Setrokalangan bersama Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas) pada Disdikpora Kudus, Anggun Nugroho dan Kepala SD 1 Setrokalangan Shofi'i. (Aris Sofiyanto/ISKNEWS.COM)

Kudus, isknews.com – Anggota Komisi D DPRD Kudus, Endang Kursistiyani meninjau langsung kondisi sekolah dasar (SD) 1 Setrokalangan, Kecamatan Kaliwungu, Kudus, Jumat (27/1/2023) pagi.

Dirinya melihat langsung kondisi bangunan SD 1 Setrokalangan yang di gempur banjir berkali-kali, sehingga sampai hari ini, menurutnya kondisinya sudah tidak layak dan harus ada perbaikan, seperti kusen pintu kelas V kropos akibat dari terendam banjir, plafon bolong dan tembok mengelupas disebabkan lembab.

“Saya lihat langsung kerusakannya, memang harus ada peninggian lantai kelas, lalu akses menuju bangunan sekolah dan lainnya, makanya kami akan upayakan maksimal supaya perbaikan sekolah di SD ini bisa cepat dan komprehensif,” kata Endang didampingi Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas) pada Disdikpora Kudus, Anggun Nugroho dan Kepala SD 1 Setrokalangan Shofi’i.

Usai meninjau langsung SD Setrokalangan, dirinya bersama Dinas terkait menghadap ke Bupati Kudus untuk tindak lanjutnya,

“Kami sampaikan ke pak Bupati terkait kondisi (SD 1 Setrokalangan) pasca banjir. kami mengusulkan perbaikan sekolah tersebut bisa dianggarakan dengan dana tidak terduga (TT). Kerusakan sekolah tersebut masih kategori terkena bencana. Sehingga, bisa menggunakan dana TT. Tapi, masih membutuhkan kajian, selama regulasi memenuhi bisa diprioritaskan untuk perbaikan,” sambungnya.

”Kami juga berpesan kepada Disdikpora Kudus membuat daftar sekolah-sekolah yang layak dan tidak layak. Bangunan SD 1 Setrokalangan ini sejak1984, dan lama belum ada rehab kelas lagi. Ada empat ruang yang sudah dilakukan perbaikan, ditinggikan sekitar 1,5 meter. Sehingga, kondisi aman waktu banjir kemarin,”tandasnya.

Bupati Kudus saat dikonfirmasi isknews.com menyetujui adanya perbaikan SD 1 Setrokalangan yang rusak, “Ya ndak apa-apa untuk gunakan dana TT, jadi dana TT disamping untuk covid, juga bisa untuk penanggulangan bencana, jadi misal ada kerusakan sekolah dan lainnya,” tuturnya melalui sambungan telepon.

Sementara itu, Kabid Dikdas pada Disdikpora Kudus, Anggun Nugroho mengatakan, melihat kondisi sekolah memang kemarin sempat dirinya sampaikan kalau butuh peninggian bangunan, tapi memang harus dipikirkan juga akses masuk ke sekolah,

“Selain meninggikan, juga dipikirkan pula akses masuk ke sekolah yang tak kalah penting saat musibah banjir datang, artinya misalnya ruang kelas ini tidak tergenang tapi akses masuknya tergenang ya sama saja anak-anak tidak bisa masuk sekolah saat banjir datang,” ujarnya.

Nantinya pihaknya menganggarkan 20-an miliar, untuk perbaikan 80 sekolah yang mencakup SD dan SMP di Kudus, “Rencana Maret sudah berkontrak, dan memulai pengerjaan perbaikan sekolah,” ucapnya. (AS/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :