Proyek Trotoar Di Lima Ruas Jalan Yang Belum Selesai, Tahun INi Segera Dirampungkan

oleh -1,030 kali dibaca

KUDUS, isknews.com – Pasca Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Kudus Tahun Anggaran (TA) 2015, beberapa Satuan Kegiatan Pelaksana Daerah (SKPD), melakukan proses ulang pelelangan pengadaan proyek di lingkungan kedinasan tersebut. Diantaranya adalah Dinas Cipta Karya Tata Ruang (Ciptakaru) Kabupaten Kudus, yang pengadaan proyek trotoarnya berlanjut, dan kini sedang dalam proses pelelangan.
Kepala Dinas Ciptakaru Kabupaten Kudus, Sumiyatun, melalui Kepala Bidang (Kabid) Cipta Karya, Rasiyono, yang dihubungi isknesw.com, Jumat (18/9), di ruang kerjanya, membenarkan hal itu. Dia mengatakan tidak ada permasalahan dan tetap berlanjut, terkait pengadaan proyek di Ciptakaru, terkait dengan waktu yang tinggal tiga bulan lagi, menjelang akhir tahun 2015, dimana semua proyek fisik, dan insfrastruktur harus sudah selesai.
“Untuk proyek di Dinas Ciptakaru yang hingga kini masih belum bisa dilaksanakan, adalah proyek hibah, karena peraturannya, penerima harus berbadan hukum.”
Sebagaimana diberitakan di isknews.com, pembangunan trotoar di beberapa ruas jalan utama di Kabupaten Kudus, yang belum selesai secara keseluruhan, pada 2015 ini dilanjutkan, tercatat ada lima ruas jalan yang menjadi lokasi dibangunnya trotoar itu, diantaranya adalah di ruas Jalan Raya Kudus – Jepara, tepatnya mulai dari perempatan Jember sampai di depan Perusahan Umum (Perum) Kapasl, dengan beaya sebesar Rp 1 miliar.
Ruas jalan yang akan dibangun, selain ruas Jember kearah barat, adalah ruas Jalan A Yani, sampai sekitar kawasan Tugu Identitas, dan ruas Jalan R Agil Kusumadia, mulai dari perempatan lampu merah ke arah selatan sampai ujung pertigaan, masing-masing dengan anggaran sebesar Rp 1 miliar.
Dua ruas jalan lainya, adalah Jalan HOS Cokroamioto, dan Jalan Sunan Muria, hanya saja di lokasi ini, proyek yang akan dikerjakan, adalah reabilitasi trotoar yang sudah ada, disertai saluran drainasenya. Rehab di dua lokasi itu, besar anggaran yang diserap sama, yakni masing-masing sebesar Rp 1,2 miliar. (DM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :