PSMTI Kudus Salurkan Bantuan Beras dan Masker dari Panitia Imlek Nasional ke Warga Terdampak Covid-19

oleh -1,465 kali dibaca

Kudus,  isknews.com – Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kudus menyalurkan bantuan dari panitia imlek nasional berupa 500 paket yang berisi beras kepada warga Kudus terdampak covid-19 dan yang benar-benar membutuhkan.

Hal tersebut merupakan upaya membantu warga yang terdampak atas kasus covid-19 di Kudus yang belum juga usai. Beras kemudian dikemas dalam kantong berisi 10 Kg dan sepaket masker untuk dibagikan kepada warga. Adapun pembagiannya dilakukan secara bertahap mulai 25 Juni 2021.

Menurut Ketua PSMTI Kudus, Bambang Soeprapto melalui humasnya Benny Hariyanto mengatakan, beras tersebut merupakan sumbangan dari para pengusaha tionghoa NKRI yang dipercayakan kepada sejumlah pihak untuk didistribusikan termasuk kepada organisasi PSMTI.

Sebanyak 40 ton beras dan ribuan masker dari Panitia Imlek Nasional dibagikan dalam 4 tahap, yakni yakni diserahkan bulan Maret sampai Juni masing-masing 10 ton.

Sementara khusus bulan ini ada tambahan 20 ton, jadi total ada 3o ton beras, terdiri dari 10 ton bantuan untuk dapur umum Kodim 0722 Kudus, dan 20 ton sisanya dibagi ke masing-masing  5 ton /500 Paket Bansos diantaranya lewat PSMTI Kudus, Klenteng Hok Hien Bio, PITI, dan Parmabudhi.

“Ini merupakan deretean kegiatan sosial PSMTI yang  telah dilaksanakan, sebelumnya kami juga telah menggelar kegiatan Baksos seperti membantu korban bencana banjir. Membagikan APD di Rumah Sakit, bagi-bagi takjil saat ramadhan, dan lain sebagiannya, termasuk saat apel besar pasukan TNI-Polri kala Covid gelombang pasca lebaran merebak di Kudus,” paparnya Minggu (27/6/2021).

Dijelaskan oleh Benny, Pembagian bantuan beras dan masker tersebut diutamakan untuk warga yang benar-benar membutuhkan dan terdampak pandemi Covid-19. “Seperti panti jompo, tukang parker, penarik becak, lansia, pegawai yang dirumahkan atau kena PHK, lansia, hingga janda,” ujar Benny.

Benny berharap, bantuan tersebut bisa sedikit meringankan beban masyarakat,

“Ke depan ini bisa berlanjut, karena bantuan ini sudah berlangsung beberapa kali dan sangat dirasa bermanfaat ditengah situasi pandmi saat ini,” tambahnya.

Sementara Panitia Imlek Nasional Koordinator Lapangan (Korlap) Kudus, Lina Chandra mengatakan bahwa Kudus mendapatkan alokasi total 40 Ton dan ribuan masker dari Panitia Imlek Nasional. Penyalurannya terbagi dalam 4 tahap, yakni dari bulan Maret sampai Juni masing-masing 10 Ton.

“Namun untuk bulan juni kali ini, dari panitia pusat mengirimkan bantuan lebih, yakni untuk dapur umum Kodim Kudus 10 ton dan 20 ton dibagi ke masing-masing  5 ton /500 Paket Bansos diantaranya lewat PSMTI Kudus, Klenteng Hok Hien Bio, PITI, dan Parmabudhi,” terang Lina Chandra.

Pendistribusian beras dan masker di Kudus sudah berjalan berkala dari bulan maret, sasaran penerima bantuan beras dan masker ini adalah masyarakat kurang mampu dan terdampak covid-19 sebagai prioritas. “Jika masih lebih, baru akan disalurkan ke yang lain,” katanya kepada isknews.com

Penyaluran bantuan ini, melibatkan beberapa komunitas atau lembaga. Mereka bertugas membantu pendataan calon penerima agar tepat sasaran. Demikian penyaluran juga dibantu oleh TNI-Polri. (AJ/YM)

Dokumentasi PSMTI Kabupaten Kudus saat menyalurkan bantuan beras dan masker dari Panitia Imlek Nasional

 

PSMTI Kudus saat membagikan Beras dan Masker di salah satu pantai jompo di Kudus

 

PSMTI Kudus saat membagikan Beras dan Masker untuk warga yang membutuhkan
PSMTI Kudus saat membagikan Beras dan Masker ke bapak kusir kereta kuda
KOMENTAR SEDULUR ISK :