Punya Inovasi Keren ini, Kudus Masuk 3 Besar Posyandu Berprestasi Tingkat Jawa Tengah

oleh -99 kali dibaca

Kudus, isknews.com – Posyandu Integrasi Layanan Primer Sekar Arum Kaliwuluh 1 Dukuh Kaliwuluh, Desa Gondoharum, Kecamatan Jekulo Kabupaten Kudus masuk tiga besar lomba pelaksanaan terbaik posyandu tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2023. Verifikasi lapangan dilakukan oleh tim penilai pada Selasa, (4/6/024).

Kota Kretek berhasil masuk dalam kategori tiga besar Penilaian Lomba Integrasi Layanan Primer (ILP) atau Posyandu Berprestasi tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2024.

Kader Posyandu Sekar Arum Kaliwuluh 1, Natasya Fathia Eka Sandy menerangkan bahwa posyandu ILP sudah mengantongi SK sebagai Posyandu ILP dan 25 Keterampilan Dasar.

“Sekarang kita punya 13 kader, dan data stunting sejak 2023-2024 menurun dari awalnya 5 anak menjadi 3 anak, lalu anemia dari 3 remaja jadi 2 remaja, dan ibu hamil beresiko nihil,” tuturnya.

Program-program inovasi telah dihadirkan, seperti Inovasi Ibu Baik (Hasil Bumi) dan Pawon Kuat (Kudapan Kuat) yang berhasil meningkatkan mutu kesehatan di wilayah setempat.

 “Kita juga sudah punya kunnjungan rutin terencana untuk sasaran yang tidak hadir di posyandu dan yang beresiko tinggi,” tambahnya.

Ketua Tim Juri Penilaian Lomba Posyandu Berprestasi, Rita Ultrajani menyebut bahwa ada 29 kabupaten dan kota yang ikut dalam seleksi administrasi, yang kemudian dipilih enam besar.

“Setelah enam (posyandu) kita lakukan verifikasi lapangan dan paparan dan kita dapatkan tiga posyandu (terbaik), yakni Kudus, Blora dan Rembang,” kata Rita di Desa Gondoharum, Selasa, 6 Mei 2024.

Lomba Posyandu, lanjut Rita, ditargetkan untuk mewujudkan Puskesmas dan Posyandu ILP yang mana dalam skema layanan kesehatan, medis, dan pemberdayaan masyarakat sudah terintegrasi dengan baik.

Salah satu programnya, melakukan skrining kesehatan minimal satu kali dalam satu bulan. Tidak hanya kalangan perempuan namun juga laki-laki. Kemudian, memiliki berbagai layanan inovasi.

“Triwulan pertama kita targetkan 10 persen dari puskesmas yang ada di Jawa Tengah sudah ILP. Lalu tuntas di tahun 2024 harapannya semua sudah ILP,” tambahnya.

Ucapan selamat datang diberikan Penjabat (Pj). Bupati Kudus M. Hasan Chabibie kepada para dewan juri dari Provinsi Jawa Tengah yang melakukan Penilaian Kunjungan Lapangan dalam rangka penilaian lomba implementasi Integrasi Layanan Primer (ILP) Tingkat Prov. Jateng di Kabupaten Kudus, tepatnya di Posyandu Sekar Arum Desa Gondoharum, Jekulo, Selasa (4/6/2024).

Pj. Bupati Hasan pun menyampaikan, Pemkab Kudus memiliki 19 puskesmas dan 837 posyandu di mana dari jumlah tersebut telah ditetapkan 5 puskesmas, 5 puskesmas pembantu (pustu), dan 35 posyandu sebagai pilot project pelaksanaan kesehatan yang terintegrasi layanan primer.

Posyandu Sekar Arum Desa Gondoharum ternyata mampu menjawab tantangan dengan prestasi sebagai posyandu yang bertransformasi dalam administrasi serta standar pelayanan menjadi posyandu ILP, mewakili Pemkab Kudus masuk 3 besar dalam lomba posyandu ILP di tingkat Provinsi Jawa Tengah.

Terakhir, pihaknya berpesan kepada para kader posyandu agar dapat melakukan pelayanan door to door ke rumah warga sebagai upaya terobosan dalam memperoleh validasi data kesehatan masyarakat di sekitarnya. (AS/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :