Rakorwil HPN Jateng, Gus Yusuf: Pengusaha Nahdliyin Siap Bantu Recovery Ekonomi

oleh -632 kali dibaca

Kudus, isknews.com – Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) Himpunan Pengusaha Nahdliyin (HPN) Jawa Tengah diharapkan membentuk jaringan yang semakin erat dan siap membantu recovery (pemulihan) ekonomi. Hal itu dikarenakan kontribusi dari pengusaha kalangan Nahdliyin sangat dibutuhkan oleh masyarakat, terutama yang terdampak pandemi.

“Peran HPN bisa membantu merecovery ekonomi sector in formal yang terdampak pandemi, dengan menggeliatkan ekonomi masyarakat di sektor in formal,” tutur Pembina HPN Jawa Tengah K.H Yusuf Chudlori usai acara Rakorwil di Hotel Griptha, Kudus, Kamis (9/12/2021).

Gus Yusuf (sapaan akrabnya) menyampaikan, adanya HPN sendiri kontribusinya sangat ditunggu untuk memulihkan kondisi ekonomi saat ini. “Kita berharap melalui rakorwil jaringan pengusaha warga nahdliyin semakin rekat, karena kontribusinya sangat dibutuhkan masyarakat, terutama saat pandemi sekarang,”terangnya.

HPN sendiri saat ini sudah terkoordinasi dengan baik, mempunyai pangsa pasar yang jelas, namun memang belum maksimal. Karenanya, HPN bisa menjadi jembatan warga nahdliyin, supaya bisa bersinergi baik internal maupun eksternal.

“Ketika pemerintah dan pihak swasta dalam hal ini pengusaha saling bersinergi itu bisa membantu pemulihan ekonomi. Karena pemerintah juga membutuhkan partner,” imbuhnya.

Selain itu, bisa untuk menyambungkan program pemerintah dengan pengusaha, karena pemerintah butuh rekanan yang kuat dan banyak anggaran pemerintah yang diserap untuk butuh patner, supaya bisa mengakses program-program masyarakat NU.

Sementara itu, Ketua HPN Kudus Muhammad Ihdi Fahmi Tamami mengatakan kegiatan HPN bertujuan untuk pemilihan perekonomian. Terlebih menurutnya saat ini sedang pandemi Covid-19. “Kami berharap dengan adanya Rakorwil ini bisa merekatkan teman-teman. Supaya ikut menggerakkan pemulihan perekonomian,” katanya.

Ia mengatakan, jika Kudus yang notabene dihuni oleh pengusaha Nahdliyin bisa membantu pemulihan ekonomi. Menurutnya hal itu perlu dimaksimalkan. “Harapannya dengan adanya Rakorwil ini dapat memulihkan perekonomian di masa pandemi Covid-19,” imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, pada Rabu (8/12/2021) lalu Rakorwil membahas tentang digitalisasi bisnis. Digitalisasi bisnis itu meliputi market place dan e-Commerce di era 4.0.

HPN yang digelar pada hari ini merupakan gelaran hari kedua. Hadir di acara ini Pembina HPN Jawa Tengah K.H Yusuf Chudlori, Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Fathan Subhi, perwakilan tiap-tiap cabang HPN di Jawa Tengah, dan lainnya. (AS/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :