Ratusan Ikan Cupang Ikuti Kontes yang Digelar Oleh Komunitas Betta Kudus

oleh -441 Dilihat

Kudus, isknews.com – Para penggemar ikan cupang atau Betta sp kemarin melakukan lomba kontes ikan yang mempunyai bentuk dan karakter yang unik dan cenderung agresif ini di Gedung milik Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Komplek Perkantoran Mejobo Kudus.

Sebanyak 147 ikan cupang mengikuti kontes Lomba ikan berukuran kecil dengan berbagai motif ini diikuti berbagai peserta dari berbagai kota/Kabupaten di Jawa Tengah, Minggu (25/08/2019).

Dalam kegiatan ini, hampir semua jenis cupang diakomodir oleh pihaknya. Seperti halfmoon, double tail, crown tail, dan banyak lagi.

Reza Yunanda Ardianto, Ketua Panitia Lomba Cupang menjelaskan bahwa ada beberapa kriteria penilaian yang digunakan oleh pihaknya dalam lomba kali ini. Dimana kriteria tersebut mengacu pada Standar Nasional Indonesia (SNI).

“Kalau standar SNI itu lebih mengacu pada penilaian akan bentuk sirip, body ikan dan warnanya,” katanya.

Ratusan ikan itu, ditaruh dalam stoples kaca berisi air. Dimana diantara stoples satu dan lainnya diselipkan selembar kertas putih untuk menutupi kiri dan kanan stoples.

Para Juri saat menilai kontestan ikan cupang yang sedang mengikuti lomba (foto: YM)

“Ikan yang ada kita kumpulkan ke dalam beberapa kelas. Untuk nantinya kita adu,” sebutnya.

Dari setiap kelasnya akan dicari pemenang juara 1, 2, dan 3, yang selanjutnya kembali di adu antar pemenang hingga mendapatkan pemenang yang disebut sebagai Best of Show.

Menurut Reza, kontes cupang yang digelar oleh Komunitas Beta Kudus ini lebih ditujukan sebagai wadah silaturrahim dan sharing bagi para penghobi cupang di Jawa Tengah. Sekaligus untuk meningkatkan daya jual cupang di pasaran.

Melalui kontes ini, pria bertubuh langsing itu berharap penggemar cupang di Kudus bisa meningkat dan semarak.

Menurut Reza (14) peserta dari Purworejo dirinya mendegar adanya lomba ikan Cupang ini dari Brosur, sehingga dia bersama seorang rekannya meluncur ke Kudus untuk mengikuti lomba tersebut.

Menurut dia, di kalangan penggemar ikan cupang umumnya terbagi atas tiga golongan, yaitu cupang hias, cupang aduan, dan cupang liar. Ikan cupang ada yang dikenal dengan mouth breeder yaitu ikan cupang yang mengerami telurnya di dalam mulut serta ada juga yang membangun sarangnya dengan busa atau bublle nest.

Ditanya dengan apa dia membawa ikan Cupang dari kotanya yang berjarak ratusan kilometer dari Kudus, Resa mengatakan hanya dengan kantong plastik yang diisi oksigen lalu ditaruhnya di dalam tas ransel yang dibawanya.

“Ikan cupang adalah salah satu ikan yang kuat bertahan hidup dalam waktu lama sehingga apabila ikan tersebut ditempatkan di wadah dengan volume air sedikit dan tanpa adanya alat sirkulasi udara atau aerator, ikan ini masih dapat bertahan hidup,” katanya.

Ikan Cupang juga memilki jenis-jenisnya dan juga memiliki harga yang variatif. Mulai harga puluhan ribu hingga puluhan juta rupiah. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.