Ratusan Nakes Terpapar Covid-19, Kudus Ajukan Tenaga Tambahan ke Kemenkes RI

oleh -1.659 kali dibaca
Ilustrasi seorang tenaga medis di ruang isolasi covid-19 RSUD Loekmono Hadi Kudus (Foto: YM)

Kudus, isknews.com – Lonjakan kasus pasien covid-19 paska lebaran di Kudus hingga menembus lebih dari seribu kasus aktif.  Membuat tenaga kesehatan di Kudus mulai banyak yang terapar, sedikitnya 142 nakes terpapar covid-19.

Kondisi tersebut membuat rumah sakit meminta bantuan Kemenkes RI terkait bantuan tambahan tenaga kesehatan turut serta tangani kasus di Kudus.

Hingga kini kasus aktif di Kudus menembua 1198 kasus aktif terkonfirmasi positif covid-19. kondisi tersebut membuat tenaga kesehatan di Kudus kuwalahan menangani pasien, bahkan sejumlah tenaga kesehatan pun juga terpapar covid-19 akibat lonjakan yang signifikan paska lebaran kali ini.

Dokter Andhini Ari Dewi juru bicara gugus tugas covid-19 Kudus mengatakan, hingga kini tercatat 142 nakes terpapar covid-19. dimana 16 di antaranya harus menjalani perawatan dirumah sakit, sementara 126 isolasi mandiri. nakes yang terpapar berada di 14 puskesmas dan tiga rumah sakit.

“Dari kondisi tersebut, Dinas KesehatanKudus menginventarisir kebutuhan nakes langsung ke kementerian kesehatan, dengan harapan seluruh kebutuhan fasilitas kesehatan di Kudus akan tenaga kesehatan maupun sarpras dapat di penuhi langsung oleh Kementerian Kesehatan RI.” Kata Andhini, Senin (31/05/2021).

Jumlah total 142 16 dirawat dan 126 melakukan isolasi mandiri, dengan gejala berbeda beda , ada yang hanya gejala demam dan saluran pernafasan juga ada infeksi saluran cerna, keluhannya juga berbeda beda.

“Untuk sementara ini baru mobilisasi internal tapi ini tadi kami sempat diskusi dengan kementerian kesehatan agar bisa mobilisasi eksternal jadi ada permohonan dari teman teman yang memang membutuhkan untuk tambahan tenaga kesehatan untuk bisa segera mengusulkan ke kementerian kesehatan,” ujarnya.

Hal itu menurutnya sangat diperlukan mengingat seperti sekarang jumlah kasus yang dari Rumah Sakit maupun Puskesmas dengan ditambah lagi banyaknya tenaga kesehatan yang terpapar otomatis ini juga menganggu dalam pemberian fungsi pelayanan.

Andini berharap masyarakat bisa membantu peran tenaga kesehatan dalam menanggulangi penularan covid-19 yang lebih masif lagi dengan protokol kesehatan yang ketat.

Dari data resmi gugus tugas covid-19 ter update, terdapat penambahan kasus harian sebanyak 78 kasus, 64 pasien sembuh, dengan total kini kasus aktif hari ini mencapai 1198 terkonfirmasi positif, dimana 276 dirawat, 922 isolasi mandiri. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :