Refleksi Hari Guru Nasional 2022: Maraknya Blog Artikel Kesempatan Guru Hasilkan Karya Bermutu

oleh -442 kali dibaca
Suasana apel Peringatan Hari Guru Nasional di SMP Muhammadiyah 1 Kudus (Foto: istimewa)

Memperingati hari guru nasional 2022 yang bertemakan “serentak berinovasi wujudkan merdeka belajar”. Mari menengok sebuah blog yang dihuni para guru di seluruh nusantara yaitu Website www.gurusiana.id. Gurusiana merupakan nama website yang sudah familiar dikalangan para guru.

Bahkan anggota gurusiana sudah mencapai puluhan ribu guru. Website ini dikelola oleh media guru Indonesia, akhir-akhir ini popularitas gurusiana makin meningkat dari waktu ke waktu. Menurut catatan Alexa anak perusahaan Amazon.com yang menyediakan data komersil Traffic Website. Gurusiana berada di ranking yang berkisaran 100.000 web terpopuler di dunia diantara berjuta-juta website yang ada di planet bumi ini.

Blog tersebut adalah contoh kesuksesan konten pendidikan menggerakan literasi digital dalam bentuk blog penulisan. Mempopulerkan sebuah Website dalam komunitas profesi bukanlah semudah di bayangkan. konten yang menarik perhatian seperti Google, Youtobe ataupun Tiktok wajar bila berada dalam papan atas karena segmennya yang luas serta pangsa pasarnya yang besar yaitu lintas profesi, lintas generasi.

Maka sangat menarik bila website gurusiana mampu eksis ditengah-tengah persaingan website dalam menarik perhatian pengunjungnya. Kebebasan berekspresi dalam bentuk penulisan di blog gurusiana.id menjamin para anggota gurusiana yang dinamakan gurusianer menulis dengan berbagai ekspresi pemikirannya.

Website gurusiana.id dapat dikatakan sebagai contoh media digital yang berhasil menyebarkan virus literasi untuk para guru dan orang-orang yang peduli pendidikan. Dalam konten website gurusiana para gurusianer diajak untuk hanyut dalam dunia literasi tulis menulis baik dalam bentuk jurnalistik ataupun artikel.

Artikel -artikel yang banyak di viewer maupun di like adalah artikel yang populer baik harian maupun bulanan. Bagi para gurusianer yang menulis secara rutin berpotensi mengumpulkan banyak poin dari viewer. Poin ini sangat berguna bagi para pengiklan dalam menentukan tarif ketika iklan tersebut dipasang dalam artikel gurusiana.

Dalam moment tertentu gurusiana juga mengajak para gurusianer untuk menulis tiada jeda selama periode tertentu. Periode tersebut bisa bulanan, triwulan maupun tahunan dengan penghargaan sertifikat nama khusus seperti sertifikat diamond, sertifikat gold dan puncaknya adalah sertifikat gurusianer.

Tingginya tingkat popularitas blog gurusiana dapat dimanfaatkan oleh para pendidik untuk berliterasi tidak hanya sekedar menulis saja tapi juga berbagi pengetahuan dengan para gurusianer lainnya. Blog ini selalu mengikuti perkembangan pendidikan terkini baik itu menyangkut kurikulum merdeka belajar, guru penggerak maupun profil pelajar pancasila.

kreativitas dari para gurusianer dalam mengisi konten blog dan juga inovasi dari pemilik blog yang membuat website ini terus berkembang. Maka tepat kiranya di hari kebahagian para pendidik yaitu hari guru sebagai kesempatan untuk mengenalkan serta memanfaatkan blog tulis menulis untuk membangkitkan etos berkarya para guru.

Bukan hanya berkarya saja namun juga bagaimana para guru mampu mengelola blog berliterasi tersebut menjadi blog yang familiar dan juga digandrungi juga oleh para siswa dan masyarakat yang peduli terhadap perkembangan pendidikan.

Pentingnya Pengembangan blog seperti Gurusiana pada lingkungan sekitar kita. Karena siapapun tidak menginginkan para peserta didik menjadi manusia yang termarginalkan dalam era persaingan sumberdaya manusia yang makin kompetitif dan teknologi yang makin canggih.

Efek gurusiana.id diharapkan sebagai pemicu berliterasi para guru, tidak harus menulis di blog gurusiana dan sebagai gurusianer. Namun tulisan para guru bisa dipajang di blog penulisan manapun. Dimanapun di muat itu adalah penghargaan guru dalam berliterasi.

Persaingan media online dan juga blog artikel yang makin ketat adalah sebuah kesempatan menghasilkan karya-karya bermutu. Media atau blog penulisan akan sangat menghargai karya yang bermutu, sebagai karya yang layak untuk di baca.

Dengan memenuhi media melalui karya-karya yang bermutu bisa meminimalisir kehadiran berita-berita yang hanya mencari sensasi saja atau bahkan berita hoax. Disinilah manfaat dari berliterasi yaitu menghasilkan karya-karya positif yang membuat lingkungan kehidupan ini makin sehat dan dinamis.

Literasi Era 4.0

Blog gurusiana sangat terkait dengan perkembangan literasi termasuk situasi terkini yang telah memasuki era industri 4.0. Literasi era 4.0 atau disebut juga literasi era industri 4.0 merupakan literasi yang dikembangkan di era disrupsi di mana perubahan tatanan kehidupan terjadi secara drastis. Berliterasi di era 4.0 ini bukan hanya semata-mata membaca dan menulis saja.

Namun juga bisa memahami berbagai kompleksitas kehidupan dari berbagai sudut pandang. Literasi kemanusian di tengah dunia yang makin menyatu. Lintas komunikasi antar manusia antar bangsa dengan berbagai watak dan karakternya maupun juga literasi teknologi termasuk literasi teknologi robot dari yang sederhana maupun robot yang tercanggih.

Keberadaan generasi millenial, generasi Z serta generasi yang paling mutakhir generasi alpha harus mengerti berbagai literasi tersebut sebagai bahan untuk mengendalikan era industr 4.0 dan kelanjutannya supaya lebih manusiawi.

.Pengembangan literasi era 4.0 harus ditekankan pada naluri pemahaman dan pengertian tentang ruang lingkup kebutuhan hidup dan interaksi sosial sebagai basis literasi. Literasi data salah satu contohnya, data memainkan peran yang sangat penting sebagai alat informasi dalam mengambil keputusan.

Kebijakan pemerintah dengan memperlakukan ANBK dalam setiap satuan pendidikan merupakan kebijakan untuk menilai kesiapan satuan pendidikan dalam menyiapkan generasi memasuki era baru. Kurikulum merdeka belajar memberikan kebebasan pada guru dan peserta didik untuk bebas dalam mengajar dan juga belajar. Kebebasan disini sebagai bagian dari partisipasi pengembangan kurikulum untuk merespon potensi peserta didik.

Potensi benturan antara sumberdaya manusia dan teknologi akan besar manakala sumberdaya manusia sejak dini tidak dipersiapkan dengan kemampun berliterasi.

Dengan berliterasi akan menambah wawasan sehingga potensi konflik kehadiran robot tidak akan terganggu karena manusia mampu memposisikan dirinya. Kehadiran teknologi dengan kecerdasan buatannya sudah pasti akan menggerus pangsa pasar tenaga kerja.

Oleh sebab itu literasi era industri 4.0 memperkuat basic pengetahuan manusia untuk peka dan berdaya guna terhadap perubahan lingkungan. Dengan demikian potensi penggusuran terhadap tenaga manusia dalam kehidupan sosial bisa dialihkan dalam bentuk profesi lainya karena dunia maya juga menjanjikan baik dari sisi ekonomi maupun aspek sosialnya.

Akhirnya Selamat Hari Guru Nasional -77 Tahun 2022.

(Syahirul Alem, Pustakawan SMP Muhammadiyah 1 Kudus)

KOMENTAR SEDULUR ISK :