Relaksasi Pajak PPnBM Dorong Minat Beli Mobil

oleh -636 kali dibaca
Terlihat aktifitas di dealer Wuling Motors Cabang Kudus, Sabtu (20/3/2021). (Aris Sofiyanto/ISKNEWS.COM)

Kudus, isknews.com –  Kelonggaran atau Relaksasi pada Pajak Penjualan Atas Barang Mewah (PPnBM) berdampak pada penjualan mobil di Indonesia, salah satu diantaranya mobil Wuling Motors (Wuling) Indonesia melalui model mobil Confero bermesin 1.500cc, menyatakan telah merasakan manfaat kebijakan insentif tersebut.

Deni Eko Mulyono, Sales Supervisor Wuling Motors Kudus mengungkapkan, insentif tersebut telah membawa angin segar bagi produk Wuling di tengah “kemarau” penjualan imbas lemahnya daya beli masyarakat selama pandemi.

“Kami merasakan adanya peningkatan minat beli masyarakat terhadap produk Wuling dibandingkan dengan bulan lalu di pekan yang sama. Menurut kami kebijakan PPnBM adalah salah satu faktor pendorong minat beli tersebut. Penjualan kita rasakan hampir 100 persen,” ungkapnya saat ditemui isknews.com, Sabtu (20/3/2021).

Lebih lanjut, kata Deni, Wuling juga terus menggenjot penjualan dengan berbagai cara, salah satunya dengan melakukan peluncuran kendaraan baru untuk mendorong masyarakat agar memutuskan untuk membeli mobil baru.

“Kami menghadirkan program pembelian yang menarik bagi konsumen serta melakukan peluncuran produk baru, sehingga meningkatkan minat beli konsumen dengan memberikan beragam pilihan produk yang dapat memenuhi kebutuhan mobilitas,” kata dia.

Sebagaimana diketahui bersama, pemerintah melalui Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto telah menyetujui adanya insentif PPnBM untuk kendaraan baru dengan kriteria kendaraan bermesin di bawah 1500cc, kendaraan berpenggerak 4×2, memiliki kandungan lokal 70 persen serta kendaraan dengan jenis sedan.

Pemerintah mengeluarkan kebijakan PPnBM 0 persen bagi industri otomotif guna mendongkrak dan menumbuhkan daya beli masyarakat di tengah pandemi virus corona.

Deni berharap bahwa perekonomian Indonesia, dapat segera kembali pulih sehingga daya beli kendaraan baru juga akan meningkat dan memberikan manfaat yang positif bagi industri otomotif tanah air.

“Kami berharap kondisi perekonomian berangsur pulih sehingga dapat memberikan kontribusi positif terhadap industri otomotif,” kata dia. (AJ/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :