Respons Aduan Masyarakat, Polisi Tertibkan Ojek Liar di Kawasan Wisata Menara Kudus

oleh -88 Dilihat
Foto: Dok, Polres Kudus

Kudus, isknews.com – Aktivitas warga di Jalan Menara, Kudus sempat terganggu akibat akses jalan yang tertutup oleh keberadaan ojek liar. Menanggapi kondisi tersebut, jajaran Polsek Kudus Kota langsung bergerak melakukan penertiban di kawasan depan Masjid Menara Kudus, Senin sore (23/3/2026).

Penindakan ini dilakukan setelah polisi menerima laporan masyarakat melalui layanan daring “Lapor Pak Kapolsek”. Warga mengeluhkan kemacetan yang semakin parah hingga memicu ketegangan antara pengemudi ojek dan masyarakat sekitar.

Kapolsek Kudus Kota AKP Subkhan memimpin langsung kegiatan di lapangan bersama personel, termasuk tim Strong Point ADA yang dikoordinatori Waka Polsek IPTU Ngatno. Setibanya di lokasi, petugas mendapati kondisi lalu lintas yang tidak tertib akibat menjamurnya ojek liar di titik strategis tersebut.

Menurut AKP Subkhan, lonjakan jumlah peziarah menjelang arus mudik Lebaran dimanfaatkan oleh sejumlah oknum untuk beroperasi tanpa mengikuti aturan. Banyak di antaranya tidak menggunakan atribut resmi dan mangkal di lokasi yang seharusnya steril dari aktivitas penjemputan.

Keberadaan mereka membuat jalur utama tertutup dan mengganggu aktivitas warga. Bahkan sempat muncul potensi konflik karena situasi yang tidak terkendali,” jelasnya.

Dari hasil peninjauan di lapangan, polisi menemukan berbagai pelanggaran yang dilakukan para pengemudi ojek liar. Selain tidak memiliki identitas resmi, sebagian juga menetapkan tarif di luar kesepakatan yang dinilai merugikan peziarah.

Tidak hanya itu, titik penjemputan yang tidak teratur menyebabkan akses keluar masuk warga dan pedagang menjadi terhambat. Kondisi ini memperparah kemacetan di sepanjang Jalan Menara.

Dalam penertiban tersebut, Polsek Kudus Kota juga berkoordinasi dengan Satlantas dan Satsabhara Polres Kudus untuk menata kembali sistem pangkalan ojek di kawasan tersebut. Polisi turut menggandeng paguyuban ojek setempat agar penataan berjalan lebih efektif.

Sejumlah langkah langsung diterapkan, di antaranya mengaktifkan kembali pangkalan resmi, mewajibkan penggunaan rompi bagi pengemudi, serta menindak tegas ojek yang melanggar aturan.

AKP Subkhan menegaskan, kawasan Menara Kudus sebagai destinasi wisata religi harus tetap nyaman dan tertib bagi pengunjung maupun warga sekitar. Ia mengingatkan agar tidak ada pihak yang mencari keuntungan dengan cara merugikan orang lain.

Usai penertiban dilakukan, situasi di lokasi dilaporkan berangsur kondusif. Arus lalu lintas kembali lancar dan aktivitas masyarakat di sekitar Jalan Menara dapat berjalan normal seperti biasa. (AS/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :