Kudus, isknews.com – Pemerintah Kabupaten Kudus menegaskan pentingnya penguatan karakter dan kekompakan aparatur dalam menjalankan agenda pemerintahan.
Penegasan itu mengemuka dalam kegiatan Retreat Wawasan Kebangsaan dan Pendidikan Pendahuluan Bela Negara bagi Forkopimda dan pimpinan OPD yang digelar Sabtu (6/12/2025) di Pijar Park.
Mengangkat tema “Satu Hati, Satu Tujuan, Menjejakkan Langkah Pasti untuk Kudus Sehat”, kegiatan ini dipimpin langsung Bupati Kudus Sam’ani Intakoris.
Dalam sambutannya, Bupati Sam’ani menyampaikan bahwa retreat tersebut bukan sekadar agenda tahunan, melainkan langkah strategis untuk membangun soliditas pemerintahan.
Ia menegaskan perlunya kebersamaan dan jiwa korsa di antara seluruh jajaran agar pelayanan publik dan pelaksanaan program daerah berjalan lebih efektif.
“Kegiatan ini kita laksanakan sebagai upaya membangun soliditas, mempererat kebersamaan, serta menumbuhkan spirit jiwa korsa di antara seluruh jajaran OPD Kabupaten Kudus,” ujarnya.
Bupati turut menyoroti pentingnya kesiapsiagaan daerah dalam menghadapi potensi bencana. Menurutnya, retreat menjadi ruang konsolidasi lintas sektor agar respons kedaruratan bisa dilakukan secara cepat, tepat, dan terkoordinasi.
“Retreat ini juga kita gelar untuk meningkatkan kesiapsiagaan bencana di Kabupaten Kudus, melalui konsolidasi lintas sektor agar respons kedaruratan kita semakin cepat, tepat, dan terkoordinasi,” imbuhnya. (YM/YM)
Sam’ani juga menjelaskan bahwa pelaksanaan retreat di Pijar Park sekaligus menjadi bentuk dukungan terhadap pengembangan pariwisata daerah. Pemilihan lokasi wisata unggulan itu diharapkan turut memperkuat citra Kudus sebagai daerah dengan potensi destinasi yang terus bertumbuh. “Kita lakukan di Pijar Park sebagai salah satu destinasi wisata unggulan, agar semakin dikenal dan menjadi bagian dari upaya kita meningkatkan pariwisata di Kudus,” tuturnya.
Rangkaian retreat berlangsung selama dua hari, 6–7 Desember 2025, dengan agenda refleksi kinerja daerah, pemaparan wawasan kebangsaan, sesi motivasi kepemimpinan, outbound, hingga Jagong Api Unggun sebagai ruang kebersamaan para pimpinan. Pada hari kedua, peserta mengikuti tracking, senam pagi, penanaman pohon, dan penutupan melalui upacara refleksi akhir yang kembali dipimpin Bupati.
Bupati Sam’ani menutup kegiatan dengan harapan agar retreat ini memberi dampak nyata dalam memperkuat kolaborasi dan energi positif bagi roda pemerintahan. “Semoga retreat ini bermanfaat untuk kita semua, memperkuat kolaborasi, dan menjadi energi baru untuk mewujudkan Kudus Sehat: sejahtera, harmoni, dan takwa,” ungkapnya.
Retreat ini diharapkan menjadi momentum penguatan sinergi kepemimpinan daerah dan pijakan bersama dalam meneguhkan komitmen mewujudkan Kudus Sehat.







