Ribuan Ban di Gudang Terbakar Hebat, Ekor Kemacetan Jalur Pantura Capai Perbatasan Pati

oleh

Kudus, isknews.com – Kemacetan panjang malam ini melanda jalan jalur Pantura Kudus – Pati tepatnya di Jalan tak jauh dari Gardu PLN ikut Desa Tenggeles, Kecamatan Mejobo Kudus. Pasalnya kejadian kebakaran hebat menimpa sebuah gudang ban milik toko Istana Ban yang berada di pinggir jalan tersebut. Sulitnya pemadaman api diakibatkan oleh bahan karet yang mudah terbakar.

Belasan armada Pemadam Kebakaran baik dari Kudus maupun Pati turut serta  memadamkan kebakaran yang sempat membuat jalan di depan lokasi kebakaran harus di tutup total. Akibatnya  jalur pantura dari semarang ke surabaya macet total dan mengular hingga lebih dari 6 kilometer, Rabu (03/06/2020).

TRENDING :  Kudus Raih Juara 2 Lomba Gerak Jalan Se-Jateng

Dari pantauan media ini, hingga berita ini ditulis proses pemadaman sedang dilakukan oleh para petugas pemadam kebakaran. Tercatat sudah sebelas armada pemadam kebarakan di kerahkan untuk memadamkan api. Sementara para pengguna jalan dan kendaraan diminta untuk putar balik dan melintasi jalur alternatif yang ditunjuk oleh petugas..

Sejumlah petugas pemadam kebakaran saat berusaha memadamkan kebakaran hebat yang menimpa gudang ban di Tenggeles, Mejobo, Kudus (Foto: YM)

Tak hanya itu, gudang ban dua lantai yang tertutup pembatas gedung berupa pagar besi dan penutup seng menjadi kendala tersendiri  bagi petugas pemadam kebakaran untuk menyemprotkan air ke dalam gedung. Dari data BPBD Kudus di dalam gudang terdapat 4500 ban baru, dengan total kerugian mencapai Rp 2.25miliar.

Menurut Amin Santoso Kepala Desa Tenggeles mengungkapkan, api pertama kali di ketahui sekira pukul 19.30 wib dari laporan pegawai toko Istana Ban tersebut, kobaran api pertama di lihat dari luar gedung, dan karena bahan plastik api cepat membesar.

TRENDING :  KIP Jateng Nilai Keterbukaan Badan Publik Kabupaten Kudus

“Kejadian ini sekira pukul 19.30 ada kobaran api didepan gudang,  tadi kami pertama kali di lapori oleh pegawai gudang Istana Ban,” ungkapnya.

Awal munculnya api menurutnya tidak diketahui, karena api sudah menjalar dan terlihat  dari luar gudang.

“Yang didepan ini banyak sekali tumpukan ban-ban bekas dan didalam juga ada ban ban baru serta tumpukan  velg velg. Gudang ini milik Pak Kartubi, perkiraan ini lebih dari seribu ban,” tambah dia.

TRENDING :  Limpasan Sungai Wulan Rendam Dukuh Goleng, Akses Jalan dan Pemukiman Warga Tergenang

Sementara, menurut petugas damkar dari PT Djarum, Mustari, kendala pamadaman karena penyekat gedung yang membuat penyemprotan susah. Serta banyak material yang sangat mudah terbakar.

“Karena kondisi bahan yang terbakar adalah karet, maka pemadaman ini diperkirakan akan makan waktu yang cukup lama karena seharusnya di urai, namun tidak bisa karena bangunan ini tertutup oleh seng yang kebakar ban berupa karet,” terang Mustari.

Menurutnya  kini pihaknya sedang berusaha membuka seng agar cepat pemadamannya, karena ini merupakan jalan raya yang padat agar tidak menganggu lalu lintas,

“Diperkirakan kemacetan ini sudah mencapai perbatasan Kabupaten Pati. Penyebab sementara masih dalam penyelidikan, tak ada laporan korban jiwa,” tutur dia. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :