Ribuan Siswa Perguruan Muhammadiyah Kudus Gelar Shalat Istisqo Mohon Diturunkan Hujan

oleh

Kudus, isknews.com – Keprihatinan dari sejumlah elemen masyarakat atas kemarau panjang yang berdampak pada kekeringan di sejumlah lahan pertanian dan pasokan air bersih bagi kebutuhan rumah tangga nasyarakat, telah mengundang simpati sejumlah pihak untuk memohon kepada Allah melalui Shalat Istisqo berjamaah.

Shalat yang intinya memohon kepada tuhan agar diturunkan hujan kali ini dilaksanakan oleh sejumlah sekolah di bawah dikdasmen Muhammadiyah Kudus, Ribuan siswa dari sekolah Muhammadiyah Kudus mengikuti  salat istiqo di lapangan Muhammadiyah Kudus, Jumat (18/10/2019) pagi.

Selain bertujuan untuk meminta segera turun hujan. Pelaksanaan salat tersebut juga sebagai media pembelajaran bagi para siswa.

TRENDING :  Workshop Manajemen TPQ se Kudus, Guru Mengaji Diminta Berinovasi
Suasana shalat Istisqo di Lapangan Muhammadiyah Kudus (Foto: YM)

Kepala SMP 1 Muhammadiyah sekaligus ketua Panitia pelaksaan salat Istiqo Ali Zamroni mengatakan, peserta pelaksanaan salat istiqo mulai dari SD/MI hingga SMA Muhammadiyah di Kudus. Ada sebanyak 1.800 siswa.

“MI Muhammadiyah 1, MI Muhammdiyah 2, SD Muhammadiyah 1, SMP Muhammadiyah 1, dan SMA Muhammadiyah Kudus,” ujarnya saat ditemui di Lapangan Muhammadiyah Kudus, Jumat (18/10/2019).

Ia mengatakan, salat istiqo ini sebagai tujuan untuk memohon hujan kepada Allah. Karena di wilayah Kudus baru beberapa wilayah yang turun hujan. Namun sebagian wilayah lainnya belum turun hujan. Sehingga banyak wilayah di Kudus yang mengalami kekurangan air bersih.

TRENDING :  MUI Kudus Adakan Musda ke IX

“Di Kudus baru beberapa saja yang turun hujan. Namun sebagian lagi masih banyak yang belum turun hujan. Sehingga kekurangan air bersih,” lanjutnya.

Tak hanya doa memohon hujan, lanjut dia pelaksanaan salat istiqo juga sebagai pendidikan bagi siswa. Apalagi, peserta di antara ribuan tersebut merupakan siswa sekolah dasar sederat. Artinya selain pengetahuan tentang salat istiqo. Namun juga para siswa diajarkan praktek langsung salat istiqo.

TRENDING :  Laga Perdana Piala Soeratin Jateng 2018, Persiku Berhasil Curi Poin

“Hari ini kita akan praktek untuk melaksanakan salat. Biar mereka bisa mendapatkan pembelajaran langsung dan pengalaman langsung,” ucapnya.

Sementara itu, pada pelaksanaan salat selaku imam dan khotib adalah Ustadz Thamrin yang juga selaku guru di SD Muhammadiyah 1. Dalam kesempatan khotbah tersebut, Ustadz Thamrin mengatakan, pelaksanaan salat istiqo sebagai bentuk perenungan kepada Allah.

Oleh karena itu, ia mengajak jemaah yang hadir itu untuk merenung. Meminta permohonan kepada Allah. “Sehingga Allah menurunkan rahmatnya. Menurunkan hujan kepada kita,” tambahnya. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :