Room Tour Lintasi Walk of Fame Plasa Juara, Memotivasi Orangtua Peserta Audisi Umum PB Djarum

oleh -168 Dilihat
Salah satu arena Hall of fame Plasa Juara, yang dilantainya tertanam plakat logam bertuliskan nama para juara dengan prestasinya (Foto: YM)

Kudus, isknews.com – Tak hanya menggelar audisi umum secara rutin tiap tahun, disela-sela Audisi Umum PB Djarum 2024 memberikan kesempatan kepada anak dan orangtua untuk mengikuti room tour melihat fasilitas yang tersdia bila anak mereka lolos audisi dan menjadi bagian dari tim PB Djarum.

Dalam room tour ini pemandu sembari menyusuri halaman dan ruang demi ruang menjelaskan bahwa, untuk mencari talenta berkualitas dari seluruh Indonesia, PB Djarum juga menyediakan fasilitas lengkap agar para atlet yang lolos seleksi dapat memfokuskan waktu mereka untuk berlatih, tanpa melupakan pendidikan formal.

Pada sesi siang tersebut terpilih sebanyak 40 orang tua peserta berkesempatan untuk mengikuti Room tour lebih tepatnya Tour Asrama PB Djarum, di mana mereka diajak berkeliling melihat berbagai fasilitas yang akan dinikmati atlet PB Djarum jika berhasil lolos audisi.

Asrama tour dimulai dengan kunjungan ke area taman asrama yang disebut Plaza Juara, sebuah arena walk of fame di mana plakat-plakat dari logam yang digrafir dengan nama dan logo kejuaraan yang diikuti oleh para juara bulutangkis jebolan PB Djarum dipajang disana.

Nama-nama besar seperti Kevin Sanjaya Sukamuljo, yang bersama Marcus Fernaldi Gideon pernah menjuarai All England pada 2017 dan 2018, terpampang di lantai. Setiap plakat diikuti dengan tulisan “Who’s Next?”, yang dimaksudkan untuk memotivasi atlet PB Djarum berikutnya agar mengikuti jejak para senior mereka.

Pengelola Asrama PB Djarum, Raventus Pongoh, mengungkapkan bahwa Tour Asrama ini merupakan hal yang cukup langka dan baru pertama kali dilakukan pada tahun ini.

“Tidak semua orang tua peserta audisi bisa berkesempatan melihat asrama PB Djarum. Tujuan dari tur ini adalah untuk memotivasi para orang tua dan peserta audisi agar bersemangat memberikan kemampuan terbaik mereka,” katanya pada Kamis (12/09/2024).

Tur asrama dimulai dari gudang perlengkapan, di mana Raventus menjelaskan bahwa semua kebutuhan atlet, mulai dari pakaian tanding, sepatu, hingga raket dan perlengkapan lainnya, sudah disediakan oleh PB Djarum secara gratis. Setelah itu, para orang tua diajak mengunjungi ruang dapur, tempat di mana para atlet mendapatkan asupan gizi yang seimbang.

Selanjutnya, peserta tur melihat fasilitas kesehatan seperti ruang massage dan fisioterapi, yang disediakan untuk memastikan para atlet tetap bugar dan terhindar dari cedera.

“Para atlet yang kelelahan atau cedera ringan bisa mendapatkan perawatan di sini,” jelas Raventus.

Selain itu, GOR Bulutangkis Jati juga dilengkapi dengan sport center yang menyediakan gym dengan pendampingan dari trainer profesional.

Seorang pemandu dari PB Djarum saat menjelaskan kepada para orangtua peserta audisi Umum PB Djarum 2024 di dsalah satu ruang asrama tersebut (Foto: YM)

“Asrama PB Djarum yang di Kudus ini ada dua, satu disini dan satu lagi di GOR Kaliputu disana khusus bagi para pemain single, kalau yang di Jati sini diorientasikan ke pemain ganda. Yang sudah dewasa kami tempatkan di Jakarta,” jelasnya.

Arena PB Djarum di Jati ini memiliki kapasitas untuk 40 atlet dari berbagai kelompok usia, mulai dari usia 11 hingga 17 tahun. Selain fasilitas latihan yang memadai, Raventus menambahkan bahwa PB Djarum juga memastikan pendidikan formal para atlet tetap berjalan dengan baik melalui kerja sama dengan Yayasan Kanisius dan SMA Al-Ma’ruf di Kudus.

Audisi Umum PB Djarum 2024 ini tak hanya menjadi ajang pencarian bakat, namun juga ajang pembuktian bahwa PB Djarum berkomitmen dalam mencetak atlet-atlet berprestasi dengan fasilitas dan pembinaan yang terbaik. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.