RS Mardi Rahayu Masuk 25 Perusahaan Besar Penerima Paramakarya 2025

oleh -359 Dilihat
Penganugerahan RS Mardi Rahayu sebagai salah satu dari 25 perusahaan besar penerima Paramakarya 2025. (Foto: Istimewa)

Kudus, isknews.com – RS Mardi Rahayu Kudus berhasil menempatkan diri sebagai salah satu dari 25 perusahaan besar penerima Penghargaan Paramakarya 2025. Penghargaan tingkat nasional yang menilai konsistensi produktivitas tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Ketenagakerjaan RI, Profesor Yassierli, S.T., M.T., Ph.D., kepada Direktur Utama RS Mardi Rahayu, dr. Pujianto, M.Kes, dalam acara Naker Inspirational Leadership Award 2025 di Jakarta, Senin (8/12/2025) malam.

Paramakarya, yang berarti “Karya Unggul”, merupakan penghargaan tertinggi bagi perusahaan di berbagai kategori yang berhasil mempertahankan dan meningkatkan produktivitasnya secara berkelanjutan minimal selama tiga tahun berturut-turut. Tahun ini, penghargaan tersebut diikuti oleh 188 perusahaan dari seluruh Indonesia, sebelum akhirnya menetapkan RS Mardi Rahayu sebagai satu dari 25 perusahaan besar yang dianggap memenuhi seluruh aspek penilaian.

Proses evaluasi dilakukan secara ketat oleh tim dari Kementerian Ketenagakerjaan, meliputi kepemimpinan, perencanaan strategis, fokus pada pengembangan SDM, perhatian terhadap pelanggan serta perluasan pasar, manajemen data dan proses, hingga capaian hasil usaha. Hasil penilaian tersebut menunjukkan bahwa RS Mardi Rahayu tidak hanya unggul dalam pelayanan kesehatan, tetapi juga mampu mempraktikkan produktivitas tingkat tinggi layaknya perusahaan besar sektor industri.

“Kami sangat bersyukur kepada Tuhan atas penghargaan Paramakarya yang boleh kami terima. Penghargaan ini merupakan pengakuan atas semangat, dedikasi, dan kerja keras yang konsisten dari seluruh Direksi dan staf RS Mardi Rahayu dalam memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas bagi semua masyarakat yang membutuhkan, utamanya masyarakat Kudus,” ujar Direktur Utama RS Mardi Rahayu Kudus, dr. Pujianto menyampaikan rasa syukurnya.

Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan RI, Dr. Cris Kuntadi SE., M.M., menegaskan bahwa penyelenggaraan ajang ini bukan sekadar seremoni penghargaan, tetapi juga dirancang untuk mendorong peningkatan kualitas pelayanan ketenagakerjaan, memperkuat kepatuhan perusahaan terhadap regulasi, serta merangsang lahirnya inovasi di dunia usaha.

Pesan tersebut sekaligus menjadi penegas bahwa produktivitas harus menjadi budaya perusahaan di berbagai sektor.

Sejalan dengan itu, dr. Pujianto menegaskan bahwa pencapaian Paramakarya 2025 menjadi motivasi besar bagi RS Mardi Rahayu untuk terus memperluas inovasi pelayanan kesehatan.

“Penghargaan tingkat nasional ini sungguh membanggakan dan mendorong kami semakin bersemangat untuk terus berinovasi meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045 serta visi kami menjadi rumah sakit pilihan utama berdasarkan kasih di Jawa Tengah, terutama melalui layanan unggulan Pusat Penanganan Kecelakaan dan Penanganan Stroke Terintegrasi (PaSTi), yang siap menangani pasien sejak sebelum masuk RS melalui ambulans jemputan gawat darurat gratis bagi pasien rawat inap di nomor telepon 08112710911,” tuturnya. (YN/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :