RS Mardi Rahayu Resmikan Ruang Baru Hemodialisis Di Peringatan Hari Ginjal Sedunia

oleh

Kudus, isknews.com – Dari tahun ke tahun jumlah pasien yang membutuhkan hemodialisis dan rehabilitasi medik dalam catatan medis semakin meningkat.  Hemodialisis yang sering disingkat dengan HD dan dikenal dengan sebutan cuci darah, dibutuhkan oleh semakin banyak pasien gagal ginjal.

Demikian pula dengan rehabilitasi medik atau yang lebih dikenal dengan istilah fisioterapi dibutuhkan oleh semakin banyak pasien paska operasi karena trauma atau penyebab lain, pasien paska stroke, maupun pasien dengan gangguan tulang, otot, dan saraf lainnya.

Melihat perkembangan hemodialis tersebut, kemarin RS Mardi Rahayu Kudus meresmikan ruang baru Hemodialisis dan Instalasi Rehabilitasi Medik.

Diresmikan oleh DR. Dr. Lestariningsih, SpPD, KGH, Ketua Perhimpunan Nefrologi Indonesia (Pernefri) Korwil Jawa Tengah yang juga Supervisor Hemodialisis RS Mardi Rahayu,  meresmikan ruang baru Hemodialisis RS Mardi Rahayu yang bertepatan dengan Peringatan Hari Ginjal Sedunia, Kamis (14/03.2019).

TRENDING :  Disdikpora : Dana BOS Harus Tepat Sasaran dan Jangan Sampai Diselewengkan

Sementara pada kesempatan yang sama, ruang baru Instalasi Rehabilitasi Medik diresmikan oleh Bapak Lazarus Leimena selaku Ketua Umum Pengurus Yayasan Kristen Kesejahteraan Mardi Rahayu (YKKMR).

Pada kesempatan tersebut direktur utama RS Mardi Rahayu, Dr. Pujianto, menyampaikan bahwa kebutuhan akan ruang baru yang lebih luas dengan kapasitas pelayanan lebih besar untuk pelayanan hemodialisis dan rehabilitasi medik telah kami rasakan sejak beberapa tahun yang lalu.

“Namun baru dapat kami wujudkan tahun ini setelah Gedung Medik Sentral beroperasi penuh pada bulan Oktober tahun lalu dan tersedia lahan yang memadai di lokasi lama Instalasi Kamar Bedah dan Instalasi Rawat Intensif yang telah dipindah ke Gedung Medik Sentral,” katanya.

Ruang baru Hemodialisis dan Instalasi Rehabilitasi Medik RS Mardi Rahayu akan mulai operasional setelah diresmikan. Dengan ruang baru tersebut, kapasitas pelayanan hemodialisis RS Mardi Rahayu akan bertambah secara bertahap dari 7 mesin menjadi 24 mesin.

TRENDING :  Pengalaman Lucu dan Menyebalkan Saat Pendataan PIS PK

“Saat ini dari 17 mesin tambahan yang direncanakan telah siap 10 mesin dan dapat digunakan untuk melayani 60 pasien HD rawat jalan dengan jadwal HD 2 kali seminggu,” katanya.

Dia mengatakan, sampai pada Februari 2019 sudah ada 20 pasien yang antre untuk hemodialisis.

Adanya 24 mesin ini, katanya, pihaknya bisa meningkatkan pelayanan kepada para pasien tanpa harus antre.

“Sehingga kalau selama ini 7 mesin, 27 pasien yang dilayani, yang antre 20  pasien, maka dua kali lipatnya pasien  dengan adanya penambahan mesin ini sudah cukup,” kata Pujianto, Kamis (14/3/2019).

Visitasi Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus untuk izin relokasi dan penambahan mesin telah dilaksanakan sehari sebelumnya.

“Segera setelah mendapatkan rekomendasi DKK maka RS akan mengajukan izin penambahan layanan ke BPJS Kesehatan agar mesin hemodialisis tambahan di RS Mardi Rahayu ini dapat dimanfaatkan oleh peserta BPJS Kesehatan yang merupakan mayoritas pasien hemodialisis” ungkapnya.

TRENDING :  Undip Bantu Upaya Teknologi Pembibitan Pisang Byar Dawe

Sama halnya dengan Hemodialisis, kapasitas pelayanan Instalasi Rehabilitasi Medik juga meningkat setelah ruang baru dioperasionalkan, terutama dari segi kelengkapan layanan, seperti telah tersedianya ruang terpisah untuk terapi wicara anak maupun dewasa.

Direktur Utama RS Mardi Rahayu, dr Pujianto menunjukkan ruang baru hemodialisa, yang menurutnya jumlah mesin cuci darah akan di tambah menjadi total 24 unit (Foto: YM)


“Penambahan ruang gymnasium senam, pelayanan okupasi terapi pada anak dengan gangguan tumbuh kembang maupun anak berkebutuhan khusus, dan penambahan ruang cubicle untuk fisioterapi dengan alat,” terangnya.

Penambahan kapasitas layanan rehabilitasi medik ini merupakan bukti komitmen RS Mardi Rahayu dalam mengelola center of excellence Trauma Center dan Unit Stroke, mengingat banyaknya pasien paska operasi/trauma dan paska stroke yang sangat membutuhkan rehabilitasi medik/fisioterapi agar pemulihannya optimal.

“Kami bersyukur ruang baru Hemodialisis dan Instalasi Rehabilitasi Medik telah dapat diresmikan pada hari ini dan dapat segera dioperasionalkan. Kami berharap kedua ruang baru ini semakin memperluas akses pasien yang membutuhkan hemodialisis dan rehabilitasi medik untuk mendapatkan pelayanan yang Profesional Penuh Kasih di RS Mardi Rahayu” pungkasnya. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :