Rutan Kudus Gelar Simulasi Penaggulangan Kebakaran

oleh -298 kali dibaca

Kudus, isknews.com – Menindak lanjuti arahan pimpinan Kepala Kanwil Kemenkumham Jawa Tengah, A. Yuspahruddin, Bc.IP.,S.H., M.H, Rutan  Kelas IIB Kudus melakukan penguatan dan mengasah kembali giat Pemadam Kebakaran, meskipun MoU sudah lama Terjalin dengan Baik.

Hal itu dikatakan Kepala Rutan Kelas IIB Kudus, Suprihadi, Rabu (15/9/2021). Suprihadi mengatakan bahwa hal itu sebagai pembelajaran dari Lapas kelas I Tangerang yang beberapa wkatu lalu mengalami musibah kebakaran.

“Simulasi penanggulangan kebakaran kali ini sebagai pembelajaran Rutan Kudus supaya musibah yang menimpa Lapas kelas I Tangerang tidak terulang, dan bisa meminimalisir jika terjadi kemungkinan terburuk,” kata Suprihadi.

“Jadi masyarakat di luar yang keluarganya berada menjalani pidana di rutan kudus. Tidak usah kwatir karena petugas sudah terlatih dalam segala bidang dan Mohon dukungan dari semua untuk rutan kudus bisa meraih predikat WBK dan WBBM,” tambahnya.

Kepala Rutan Kudus Suprihadi mengatakan, kegiatan simulasi penanggiulangan kebakaran merupakan salah satu kegiatan dalam rangka mencegah gangguan keamanan akibat kebakaran baik di lingkungan kantor maupun di tempat tinggal pegawai. Ada 18 peserta dari rutan yang mengikuti pelatihan ini. Mereka terdiri dari petugas pengamanan rutan, petugas pelayanan tahanan, dan petugas kepegawaian.

“Gangguan keamanan kebakaran, tidak hanya untuk kepentingan kantor namun juga untuk antisipasi di rumah,” katanya.

Suprihadi mengatakan, dengan berbekal teknik penanganan yang sudah didapat dari petugas Damkar, para petugas Rutan diharapkan bisa mengatasi kebakaran yang terjadi. Pihaknya berharap Rutan Kudus terhindar dari gangguan keamanan akibat kebakaran.

Dalam pelatihan yang digelar di depan kantor Rutan Kudus, para pegawai Rutan diajarkan teknik pemadaman api secara manual menggunakan handuk basah dan juga alat pemadam api ringan (APAR) di luar ruangan. Beberapa pegawai mempraktikkan pemadaman api yang berkobar di dalam tong menggunakan dua metode atas petunjuk dan arahan petugas Damkar.

Kegiatan pelatihan penanganan kebakaran dibagi dalam dua sesi. Yang pertama, para petugas Rutan Kudus mendapatkan materi tentang dasar-dasar hukum proteksi kebakaran dan tips penanganan kebakaran secara manual dilanjutkan simulasi penanganan kebakaran skala Kecil dan Skala Besar dengan menggunakan alat pemadam api ringan (APAR) yang dilaksanakan di luar ruangan.

Sementara Kabid Perlindungan Masyarakat dan Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Kudus, Rinardi Budianto mengapresiasi pelatihan bagi pegawai Rutan Kelas IIB Kudus. “Kami sangat apresiasi sebagai bentuk pencegahan kebakaran dalam rutan,” ucapnya. (AJ/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :