Saat Imlek, Toko Kue Keranjang di Kudus ini Laris Manis Diburu Pelanggan

oleh -1,485 kali dibaca
Dua orang pelanggan (suami istri) asal Dawe Kudus saat berburu kue keranjang di toko Panjunan Kudus. (Aris Sofiyanto/ISKNEWS.COM)

Kudus, isknews.com – Jajanan khas Imlek seperti kue keranjang hingga kue kering kini sedang diburu masyarakat. Tentu larisnya jajanan tersebut menjadi berkah tersendiri bagi para penjualnya.

Seperti yang dirasakan Paulus Andi Cahyono, produsen atau pembuat kue keranjang di Desa Panjunan, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus.

Kue keranjang yang identik sebagai jajanan khas di moment Imlek, memiliki makna untuk mempererat tali persaudaraan. Makna ini disimbolkan dari teksturnya yang lengket serta rasanya yang manis.

Dirinya mulai kebanjiran pesanan sejak sebulan sebelum imlek dan ramaianya pembeli 15 hari pasca perayaan imlek.

“Pesanan masuk H- sebulan (desember) menjelang Imlek dan masih rame 15 hari setelahnya,” tuturnya.

Pelangganannya dari Semarang, Kebumen, Rembang, Jakarta, Pati, biasanya dirinya mengirimkan lewat paket ekspedisi. Mereka para konsumen ada yang dijual lagi, ada juga yang dikonsumsi sendiri

Pada imlek kali ini, lanjut Paulus, penjualan cenderung stabil, sehari bisa produksi pesanan tergantung pasar, 3 kuintal waktu rame. Untuk ukurannya ada yang 250 gram, 500 gram, 1 kilogram, dan mini dengan varian rasa framboz, pandan, vanila, dan cokelat

Satu kilo kue keranjang dipatok seharga Rp 46 ribu dengan berbagai pilihan rasa.

Diketahui, kata pembuatan kue keranjang sendiri membutuhkan waktu yang cukup lama. Setelah membuat adonan dari tepung ketan dan gula, kemudian dicetak dan dikukus hingga 6 jam lamanya

Mulanya, kue keranjang dicetak dengan menggunakan anyaman bambu berbentuk keranjang. Akan tetapi, kini mencetak kue keranjang bisa menggunakan cetakan dari bahan alumunium.

Sementara itu, salah satu pembeli Sugito saat ditemui isknews.com mengaku sudah menjadi pelanggan toko Panjunan sudah lama,  

“Karena tokonya juga sudah terkenal dan memang kualitas produknya bagus, kami jadi pelanggan setia disini, biasanya jika ndak imlek beli kue kering atau yang lainnya,” paparnya. (AS/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :