Sabet Emas di Ajang Karate Internasional, Mahasiswa UMKU Bersinar di Piala Kemenpora RI 2026

oleh -353 Dilihat
Mahasiswa Program Studi (Prodi) S1 Keperawatan Universitas Muhammadiyah Kudus (UMKU), Raffael Ega Rajendra Raja. (Foto: Istimewa)

KUDUS, ISKNEWS.COM – Kesibukan sebagai mahasiswa semester akhir tak menyurutkan langkah Raffael Ega Rajendra Raja untuk kembali menunjukkan kemampuannya di arena karate. Mewakili Universitas Muhammadiyah Kudus (UMKU), mahasiswa Program Studi (Prodi) S1 Keperawatan tersebut sukses menyabet medali emas dalam ajang karate internasional.

Raffael yang akrab disapa Rafa itu berhasil menjadi juara di kelas mahasiswa -60 kilogram putra pada International Karate Championship Piala Kemenpora RI 2026.

Kompetisi tersebut berlangsung di GOR Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), 28-30 Agustus 2026. Ajang ini diikuti atlet dari berbagai perguruan tinggi, sehingga persaingan berlangsung cukup ketat.

Rafa mengaku kondisi pertandingan sangat ramai. Padatnya peserta dan penonton bahkan membuat dirinya kesulitan mendapatkan tempat duduk yang dekat dengan tatami atau area pertandingan.

Situasi tersebut turut berdampak pada persiapan sebelum bertanding. Ia mengaku tidak bisa melakukan pemanasan secara maksimal karena harus menyesuaikan kondisi di lokasi.

“Pertandingannya benar-benar ramai, membludak,” ceritanya saat dimintai keterangan, Selasa (1/9/2026).

Kendati persiapan sebelum pertandingan kurang maksimal, Rafa mampu menunjukkan performa terbaik ketika sudah berada di atas tatami. Ia mampu menerapkan teknik yang selama ini dikuasainya dan mengumpulkan banyak poin hingga akhirnya keluar sebagai peraih medali emas.

Hasil tersebut tidak terlepas dari rutinitas latihan yang selama ini dijalaninya. Rafa terbiasa berlatih karate sebanyak empat kali dalam sepekan untuk menjaga kemampuan teknik sekaligus kesiapan bertanding.

Namun, latihan tersebut sebenarnya tidak selalu berjalan maksimal. Sebagai mahasiswa semester akhir, Rafa harus membagi waktu antara latihan dengan berbagai tugas akademik dan kegiatan praktik.

Kesibukan perkuliahan membuat porsi latihannya menjadi lebih terbatas. Meski begitu, pengalaman dan penguasaan teknik yang telah dibangun sejak lama menjadi modal penting ketika menghadapi lawan di pertandingan.

“Tapi alhamdulillah karena saya sudah menguasai tekniknya, jadi tidak begitu susah untuk diterapkan ke lawan,” ceritanya.

Medali emas di Piala Kemenpora RI 2026 menjadi tambahan prestasi bagi Rafa di cabang olahraga karate yang telah digelutinya sejak kecil. Namun, setelah kembali menorehkan prestasi di arena pertandingan, ia kini memilih untuk lebih fokus menyelesaikan studinya di UMKU.

Di sisi lain, Rafa juga mulai memikirkan regenerasi atlet karate di lingkungan kampus. Jika mendapat kesempatan mengikuti kompetisi kembali, ia ingin memberikan ruang kepada mahasiswa baru yang saat ini sedang dilatihnya.

Menurutnya, regenerasi penting dilakukan agar prestasi karate di lingkungan UMKU dapat terus berlanjut. Terlebih, saat ini sudah ada mahasiswa baru yang berasal dari satu perguruan dengannya dan masih aktif berlatih.

“Saya sudah semester tua, jadi nanti ada penerus yang satu perguruan dengan saya. Sekarang dia melanjutkan kuliah di UMKU dan masih aktif berlatih dengan saya,” ungkap Rafa.

Ia berharap mahasiswa tersebut maupun atlet-atlet muda lainnya di UMKU dapat meneruskan prestasi yang telah diraihnya. Dengan regenerasi yang berjalan, ia optimistis akan semakin banyak mahasiswa UMKU yang mampu berprestasi melalui cabang olahraga karate.

Prestasi tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa kesibukan akademik tidak selalu menjadi penghalang bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi di luar bangku kuliah. Rafa berharap ke depan semakin banyak mahasiswa UMKU yang mampu mengharumkan nama kampus melalui prestasi olahraga. (YM/YM)