Sajian Seafood dengan 12 Macam Saus Ini Jadi Inceran Penikmat Makanan Laut di Kudus

oleh -3,649 kali dibaca

Kudus, isknews.com – Hadir di tengah-tengah masa pandemi, olahan seafood milik Bandar Seafood Kudus jadi inceran banyak kalangan masyarakat Kudus.

Bermula dari inisiatif Ardian Guritno, pemilik Bandar Seafood Kudus, yang simpati dengan teman-temannya yang tekena pemutusan hubungan kerja karena dampak pandemi. Dia pun mengajak 8 temannya untuk membuat gebrakan di dunia kuliner, dengan memilih seafood sebagai dasar menu yang disajikan.

“Alasan kenapa kita di seafood, karena untuk merogoh kocek di seafood ibarat habis 50 ribu itu pasti rasanya wajar. Tapi kalau di masakan lain, habis 20 ribu aja kadang itu eman. Jadi kita pertimbangkan nilai ekonomisnya juga disitu,” terangnya.

Inovasi yang menarik pun ditampilkan Ardian agar memanjakan lidah para pecinta masakan seafood. Selain menyuguhkan 15 jenis olahan seafood, mulai dari kerang, udang, cumi-cumi, gurita, kepiting, lobster, hingga baby crab.

Dia bersama tim juga menghadirkan 12 varian saus yang jadi andalan di kedai miliknya, tepatnya di Jalan Museum Kretek, Desa Getas Pejaten, Kecamatan Jati, Kudus.

“Untuk menu andalan masih banyak yang tertarik di kepiting sama lobster,” katanya.

Sementara untuk varian sausnya, bisa untuk mencicipi saus original spesial bandar, gulin, padang, asam manis, asam pedas, schezuan, balckpaper, cantonese, singapore, berbeque, dan vietman.

“Saus jadi best seller masih di asam manis dan asam pedas, karena sausnya kita menggunakan nanas segar, jadi kesegarannya terjamin bukan dari ekstrak. Kalau untuk rekomendasi bisa di saus gulin dan singapore,” tandasnya.

Selain banyak macam sajian menu dan saus, Ardian juga menyuguhkan seafood yang dengan kualitas premium. Selain segar, juga dipilih ukuran yang yang medium hingga jumbo, sehingga penikmat seafood bisa puas.

Kemudian, di bagian dapur, dia juga bekerjasama dengan teman-teman yang sudah ahli dibidang masakan. Meskipun tidak semua memiliki basic di seafood, tetapi mereka sudah ahli dalam mengolah masakan chinese maupun western.

“Kita buka warung seafood ini di masa pandemi ini juga sambil belajar. Hingga akhirnya punya resep yang konsisten dan jadi andalan,” ujarnya.

Untuk menikmati menu masakan di sini, lanjut Ardi, pengunjung bisa merigoh kocek mulai dari harga 7 ribu hingga ratusan ribu. Tergantung dari jenis olahan dan berat timbangannya.

“Kita sistemnya timbangan, termahal di lobster per ons 40, kepiting 20 ribu,” tukasnya. (MY/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :