Saka Milenial di Kudus Diharap Jadi Pelopor Bijak Bermedsos dan Tangkal Hoax

oleh -406 kali dibaca

Kudus, isknews.com – Perkembangan era digital tidak bisa hindari, sehingga Saka Milenial di Kudus hadir menjadi penggerak dalam menjawab tantangan zaman. Saka Milenial Masa bakti 2020-2025 sendiri diresmikan pada Rabu (30/12/2021) lalu melalui prosesi pelantikan pembacaan ikrar dan penyematan emblem secara virtual oleh para anggota Saka Milenial.

Anggota dewan pembimbing saka milenial Kudus, Iswahyudi mengatakan, Satuan Karya Pramuka Mitra Inovasi dan Literasi Teknologi Informasi Digital (Milenial), dibentuk sebagai wadah bagi anggota muda pramuka yang tertarik dalam teknologi informasi komunikasi. Oleh sebab itu, pihaknya mengajak generasi muda untuk dapat bergabung, dan bersama-sama meningkatkan potensi diri dalam menghadapi Era Industri 4.0.

“Saka Milenial dibentuk bagi anggota muda pramuka yang meminati pengetahuan, literasi digital dan TIK untuk menghadapi era industri 4.0,” ujar Iswahyudi yang juga kepala seksi pembinaan kelembagaan kepemudaan pada dinas pendidikan, kepemudaan dan olahraga (Disdikpora) Kudus.

Iswahyudi sangat mengapresiasi keberadaan saka milenial Kudus ini, semoga pengurus dan anggota dapat menjalankan organisasi secara optimal di era pandemi saat ini.

“Besar sekali harapan saya agar saka milenial Kudus bisa berperan optimal sesuai dengan latar belakang kompetensi yang ada sehingga bisa memfilter antara mana berita yang benar dan mana berita yang hoax,” tuturnya.

Lebih lanjut bahwa informasi hoax membuat masyarakat menjadi tersesat dan menimbulkan kebodohan. Sedangkan informasi yang benar mencerdaskan masyarakat.

“Tugas sangat berat menanti jajaran pengurus saka milenial yang baru dilantik. Masih banyak tugas menanti masih banyak tantangan yang harus dihadapi mari cerdaskan masyarakat dengan berita yang benar,” ajaknya.

Iswahyudi juga meminta Saka Milenial menjadi agen perubahan. Ditengah arus informasi media sosial saat ini, Saka Milenial harus segera melakukan gerakan untuk menyebarkan informasi yang baik. Selain itu generasi milenial untuk mengasah diri, dengan meningkatkan pemahaman literasi digital sehingga mampu memfilter informasi.

Saka gagasan dari Gubernur Jawa Tengah itu diharapkan agar anggota Gerakan Pramuka mampu menjadi pelopor dalam penggunaan media sosial internet, sehingga teknologi informasi dalam hal ini bermedia sosial dapat digunakan dengan bijak dan bermanfaat.

“Potensi Saka Milenial sangat luar biasa, untuk menjadi pasukan khusus dalam menyampaikan informasi yang benar, sehingga dapat menangkal informasi hoax. Hal ini tentunya secara langsung mendukung tugas-tugas pemerintah dalam rangka menyukseskan program Pemkab Kudus untuk mewujudkan Kudus Modern,”pungkasnya. (AJ/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :