Kemenag: Santri di Kudus Pulang Lebih Awal sebelum Larangan Mudik

oleh -549 kali dibaca
Kasi PD Pontren Kemenag Kudus, Sulthon. (Aris Sofiyanto/ISKNEWS.COM)

Kudus, isknews.com – Santri dari pondok pesantren di Kabupaten Kudus dibolehkan pulang kampung sebelum larangan mudik Lebaran 2021, yakni pada 6 Mei-17 Mei 2021.

Kemenag Kudus telah meminta pengelola pondok pesantren memulangkan santrinya sebelum tanggal tersebut. Ia menyebut ada sekitar 9 ribuan santri di Kudus pulang lebih awal. Mereka berasal dari 60 Pondok Pesantren yang berbeda.

“Kami anjurkan (pengelola pondok pesantren) memberi izin kepada santrinya (mudik lebih awal), Bahkan ada pula yang sebelum ramadhan sudah balik,” kata Kepala Kemenag Kudus, Mundakir melalui Kasi PD Pontren Kemenag Kudus, Sulthon, Jumat (30/4/2021).

“Dua pekan lalu kita telah sosialisasi larangan mudik ke pondok pesantren di Kudus melalui SE (Surat Edaran) dari Gubernur dan Kemenag. Jadi sudah terjalin koordinasi antara Kemenag dan pengasuh pondok,” imbuhnya

Lebih lanjut, kata Sulthon, sekitar 80 dari total 145 ponpes yang ada di Kudus telah tersosialisasi. Khususnya pondok pesantren yang memilki santri luar daerah, dan sisanya berasal dari sekitar Kudus.

Menurut dia, santri yang dipersilakan mudik tetap harus mematuhi protokol kesehatan. Termasuk dengan menyertakan surat tes atau skrining deteksi covid-19 sebagai syarat perjalanan luar kota.

“Santri kalau sudah sampai di kampung halaman juga mengikuti aturan di daerahnya,” jelas dia.

Sementara Ustadz Susanto, Pengurus Ponpes Assa’idiyyah mengatakan jika santrinya telah pulang kampong lebih awal. Mereka kebanyakan berasal dari berbagai daerah khususnya luar Jawa.

“Ada sekitar 50an santri yang pulang, sisanya sekitar 125 santri warga sekitar Kudus masih di ponpes,” bebernya. (AJ/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :