Sejumlah Siswa dan Guru SMP Negeri di Jekulo Kudus jalani Tes Antigen

oleh -2,130 kali dibaca
Siswa dan Guru di SMP 2 Jekulo Kudus saat menjalani tes swab antigen.

Kudus, isknews.com – Sejumlah guru dan siswa SMP negeri di wilayah Kecamatan Jekulo di tes swab antigen, Rabu (6/10/2021). Hal itu diprakarsai Muspika Kecamatan Jekulo bekerjasama dengan Puskesmas Tanjungrejo.

Camat Jekulo Wisnubroto Purnawarman Jayawardana saat ditemui isknews.com di SMP 2 Jekulo mengatakan, Sedikitnya, ada 30 guru, tenaga pendidik dan siswa dari SMP 1 dan SMP 2 Jekulo yang swab antigen acak hari ini. Masing – masing sekolahan, terdiri dari sepuluh siswa, dan lima orang guru atau tenaga pendidik.

“Alhamdulillah hasil swab antigen di SMP 1 Jekulo, dan SMP 2 Jekulo hasil semuanya negatif. Per-sekolahan kami ambil sampel 15 baik siswa ataupun guru. Kami lihat pengawas prosesnya sudah bagus dan ketat,” paparnya didampingi dari Koramil dan Kapolsek Jekulo.

Wisnu menyebut jika swab antigen itu bertujuan mengantisipasi terjadinya kaster Covid-19 dalam Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di sekolah.

Ke depan, pihaknya akan kembali melakukan swab antigen acak di beberapa sekolahan lain. Kali ini, SMA sederajat yang akan menjadi sasaran swab antigen acak tersebut.

“Rencananya SMA 1 Jekulo juga akan kami lakukan swab antigen acak bersama Puskesmas Jekulo, dan juga madrasah aliyah (MA) Nurul Ulum,” pungkasnya.

Kepala SMP 2 Jekulo Kudus, Sulaeman, menjelaskan jika pihaknya telah menjalankan Standart Operasional Prosedur (SOP) yang telah ditentukan,

“Kita sudah laksanakan secara optimal, anak-anak datang di tes suhu, semisal di bawah 37 derajat diarahklan cuci tangan lalu masuk kelas, Namun jika diatas 37 derajat maka kita persilahkan istirahat terlebih dahulu, Jika beberapa kali di tes tidak ada perubahan maka siswa dipersilahkan untuk istirahat di rumah,” jelasnya.

Untuk pengantar atau penjemput, kata Sulaeman, harus tetap di luar pagar sekolah, dan tetap memakai masker.

Siswa memulai PTM di mulai pukul 7.30 dan pulang pukul 09.30, itu untuk sesi 1 (pagi). Sedangkan sesi 2 (siang) di mulai pukul 10.30 dan pulang 12.30. 1 jam pelajaran berdurasi 30 menit. Total siswa berjumlah 770 siswa.

Sementara salah satu siswa kelas IX di SMP 1 Jekulo, Fadel ahmad el fawwas (14) mengaku baru pertam kali dirinya di swab antigen, la merasakan takut awalnya, namun demi kebaikan memberanikan diri, “Awalnya agak takut karena baru pertama kali ini, namun saya beranikan diri mas,” katanya. (AS/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :