Selama Pandemi, Konsumsi BBM di Kudus Alami Penurunan dan LPG Masih Stabil

oleh -141 kali dibaca
Dokumentasi Pertamina

Kudus, isknews.com – Pertamina mencatat, rata-rata konsumsi harian BBM jenis gasoline di kabupaten Kudus saat ini berada di angka 299 KL per hari, angka tersebut masih dibawah rata-rata konsumsi harian pada saat sebelum pandemi. “Angka rata-rata konsumsi harian di bulan Januari berada di angka 330 KL per hari,” kata Pjs. Unit Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Jawa Bagian Tengah, Arya Yusa Dwicandra, melalui siaran persnya pada Selasa (22/12/2020)..

Sementara untuk jenis gasoil di kabupaten Kudus, Arya menerangkan rata-rata konsumsi harian saat ini berada di angka 188 KL per hari. “Angka tersebut juga masih di bawah konsumsi normal pada sebelum pandemi yaitu di angka 233 KL per hari pada bulan Januari,” imbuhnya.

Berbeda dengan produk BBM, untuk bahan bakar LPG, Arya menuturkan konsumsinya cenderung stabil meski ada pandemi. “Rata-rata konsumsi harian saat ini berada di angka 97 MT per hari, angka tersebut meningkat dari sebelum pandemi yang berada di angka 88 MT dikarenakan LPG merupakan kebutuhan sehar-hari meskipun ada pandemi sekali pun,” tutup Arya.

Prediksi Konsumsi BBM dan LPG di Jawa Tengah dan DI Yogyakarta

Melalui 7 Terminal BBM yaitu Integrated Terminal Semarang dan Cilacap, Fuel Terminal Boyolali, Tegal, Maos, Lomanis serta Rewulu, Pertamina menyalurkan kebutuhan BBM di Regional Jawa Bagian Tengah. Sementara itu untuk kebutuhan LPG, Pertamina di Regional JBT memenuhinya melalui Depot LPG Cilacap serta Depot milik Opsico di Kota Semarang.

Selama periode SATGAS Natal dan Tahun Baru, Pertamina memprediksi akan terjadi kenaikan konsumsi BBM dan LPG di Jawa Tengah dan DI Yogyakarta.

Untuk wilayah Jawa Tengah, Pertamina memperkirakan akan terjadi kenaikan sebesar 8% untuk BBM jenis Gasoline yaitu dari rataan harian normal sebesar 10.200 KL menjadi 11.000 KL per hari. Sedangkan untuk LPG PSO, diprediksi akan naik sebesar 10% dari rataan harian normal 3.480 Metric Ton (MT) menjadi 3.820 MT perhari dan LPG NPSO akan naik 12% yaitu dari 262 MT menjadi 282 MT per hari.

Sementara itu untuk wilayah DI Yogyakarta, Pertamina memperkirakan akan terjadi kenaikan sebesar 6% untuk BBM jenis Gasoline yaitu dari rataan harian normal sebesar 1.510 KL menjadi 1.600 KL per hari. Sedangkan untuk LPG PSO, diprediksi akan naik sebesar 10% dari rataan harian normal 380 Metric Ton (MT) menjadi 420 MT perhari dan LPG NPSO akan naik 9% yaitu dari 61 MT menjadi 66 MT per hari. (AJ/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :