Kudus, isknews.com – Peringatan Hari Koperasi ke-78 tahun ini akan kembali dipusatkan di Alun-alun Simpang Tujuh Kudus selama tiga hari, mulai 4 hingga 6 Juli 2025. Even bertajuk Muria D’Javanese ini diselenggarakan oleh Dekopinda Kudus bersama Ovie Management, bekerja sama dengan Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian, Koperasi dan UKM (Disnakerperinkop UKM) Kabupaten Kudus serta melibatkan berbagai komunitas lokal.
Dalam konferensi pers yang digelar di Gedung Dekopinda Kudus, jelang penyelenggaraan event Muria D’Javanese dihadiri oleh Ovie dari Ovie Management, Joni Dwi Haryono selaku Ketua Panitia dari Dekopinda Kudus, Kabid Koperasi dan UKM Disnakerperinkop Kudus M. Faiz Anwari, serta Arif dari Arif Enter Modelling School.
Menurut Ovie, selaku CEO Ovie Management, menyampaikan bahwa Muria D’Javanese merupakan bentuk kontribusi nyata terhadap gerakan koperasi dan UMKM di Kudus.
Agenda tiga hari berturut-turut itu bakal dipenuhi berbagai kegiatan yang memadukan unsur ekonomi kerakyatan dan hiburan. Mulai dari pameran UMKM, talkshow, lomba modeling dan fashion show, konser musik, santunan, tasyakuran, senam bersama, hingga penyerahan simbolis sertifikat badan hukum bagi koperasi Merah Putih di seluruh kecamatan se-Kudus.
“Kami ingin menghadirkan sebuah ruang terbuka yang positif, interaktif dan bermanfaat, khususnya bagi pelaku koperasi dan UMKM untuk menampilkan produk unggulannya dan dikenal lebih luas oleh masyarakat,” ungkapnya.
Menurut Ovie, acara ini tidak hanya akan dimeriahkan oleh hiburan rakyat, tapi juga menjadi ajang perayaan koperasi sebagai kekuatan ekonomi masyarakat.
“Rangkaian agenda akan dimulai Jumat malam, 4 Juli, dengan penyerahan simbolis badan hukum untuk 132 koperasi Merah Putih oleh Bupati Kudus. Acara ini juga akan melibatkan Dinas PMD Kabupaten Kudus,” ujarnya.
“Materi acaranya masih bergerak dinamis. Untuk itu kami sedang menyusun dengan cermat setiap mata acara agar semua tersaji presisi dan efektif. Rundown final akan kami umumkan menyusul,” tegasnya.
Joni Dwi Haryono, Ketua Panitia dari Dekopinda Kudus menambahkan, kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Dekopinda, Disnaker, dan seluruh gerakan koperasi Kabupaten Kudus.
“Tahun ini terasa spesial karena kami kembali menggelar Hari Koperasi di pusat kota. Tujuan kami adalah memperkenalkan gerakan koperasi lebih luas ke masyarakat sekaligus memberi panggung bagi UMKM,” katanya.
Joni menekankan pentingnya promosi koperasi dalam mendukung program nasional Kopdes Merah Putih.
“Kami ingin menunjukkan bahwa koperasi hadir dan relevan. Kegiatan seperti ini penting untuk memperluas jejaring dan memperkuat sinergi antar pelaku ekonomi rakyat,” ucapnya.
Sementara itu, M. Faiz Anwari, Kepala Bidang Koperasi dan UKM Disnakerperinkop UKM Kabupaten Kudus, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan ini sebagai momentum tahunan yang berkelanjutan.
“Tahun ini adalah kali kedua Hari Koperasi diperingati di Alun-alun. Kami mendukung penuh, apalagi seluruh kegiatan ini tidak menggunakan anggaran APBD, tetapi murni hasil gotong royong gerakan koperasi dan mitra,” ujarnya.
Faiz menambahkan, koperasi dan UMKM merupakan dua kekuatan yang tidak terpisahkan. “Kami libatkan UMKM secara luas melalui expo dan stand. Harapan kami, acara ini memberi dampak langsung pada ekonomi lokal,” katanya.
Ia juga menyampaikan bahwa pelaksanaan penyerahan simbolis badan hukum koperasi Merah Putih tingkat kabupaten akan dilakukan pada 4 Juli di Kudus dan tingkat nasional pada 12 Juli mendatang.
Menutup sesi konferensi pers, Arif dari Arif Enter Modelling School menyampaikan bahwa lomba fashion dan modeling akan menjadi warna utama acara hari pertama.
“Lomba modeling akan dimulai pukul 15.00 WIB dengan tema Pesona Muria Javanese. Setelah itu, malam harinya akan ada fashion show teatrikal dari para model kami dan komunitas MUA Kudus. Jumlah peserta sekitar 150 dari berbagai kota dan usia hingga 27 tahun. Kami ingin tunjukkan bahwa potensi etnik okal sangat layak tampil di panggung besar,” pungkas Arif. (YM/YM)











