Sepuluh Muharam, Plt. Bupati Serahkan Santunan Anak Yatim

oleh

Kudus, ISKNEWS.COM – Bulan Muharam 1441 H dimanfaatkan oleh sebagian besar umat muslim untuk memperbanyak amal saleh. Selain melalui puasa tasu’a dan asyura, umat juga dianjurkan untuk memperbanyak sedekah. Tak terkecuali Pengurus Masjid Agung Kudus, yang memanfaatkan kesepatan di awal tahun hijriah untuk berbagi dengan 250 anak yatim. Penyerahan santunan dilakukan oleh Plt. Bupati Kudus H.M. Hartopo di Masjid Agung Kudus, Selasa (10-09-2019) siang.

Ketua Pengurus Masjid Agung Kudus H. Noor Badi mengungkapkan bahwa jumlah anak yatim penerima santunan meningkat dibanding tahun lalu. Hal ini tak lepas dari peran panitia yang berhasil mengumpulkan dana dengan total 75 juta rupiah. Dengan angka tersebut, masing-masing anak yatim mendapatkan santunan 300 ribu rupiah dan bingkisan. Pihaknya sangat mengapresiasi kepada para donatur yang telah menyisihkan sebagian hartanya untuk kemanusiaan.

TRENDING :  238 Jamaah Haji Kloter 64 Tiba di Kudus

Bulan Muharam 1441 H dimanfaatkan oleh sebagian besar umat muslim untuk memperbanyak amal saleh ( Foto : Istimewa )

“Mewakili panitia, kami ucapan terima kasih atas bantuan bapak ibu sekalian. Saya yakin ini hanya untuk memenuhi isarat nabi yang diberikan kepada kita semuanya. Rasulullah menyampaikan bahwa orang yang menyantuni dan mencukupi yatim itu akan bersanding dengan rasul kelak,” tuturnya.

Apresiasi kepada panitia dan pengurus Masjid Agung disampaikan oleh Plt. Bupati Kudus H.M. Hartopo. Acara yang rutin diselenggarakan setiap tahun pada bulan Muharram ini dinilai telah sukses mungumpulkan para donatur. Pihaknya juga mengucapkan terima kasih kepada para donatur yang turut serta hadir dalam acara penyerahan tersebut.


Apresiasi kepada panitia dan pengurus Masjid Agung disampaikan oleh Plt. Bupati Kudus H.M. Hartopo ( Foto : Istimewa )

“Saya ucapakan terima kasih kepada Panitia Masjid Agung yang telah membuat agenda seperti ini, saya anggap sukses. Kepada donatur-donatur dari ibu-ibu yang hadir di sebelah kanan, terima kasih atas partisipasinya. Dari pemerintah daerah mengucapkan banyak terima kasih. Dengan diadakannya acara yang rutin setiap tahun, ini hal yang luar biasa bisa berbagi dengan sesama,” ujarnya.

TRENDING :  Bagikan SK Pensiun, Bupati Kudus Ajak Pensiunan Tetap Berkarya

Selain menyerahkan santunan, H.M. Hartopo juga memberikan motivasi kepada anak-anak yatim beserta orang tua atau pengasuh. Dirinya menceritakan kisah masa kecilnya yang juga sebagai seorang anak yatim ketika duduk di bangku SD. Pada waktu itu, dirinya yang masih menjadi siswa kelas 4 SD harus bekerja untuk mencukupi kebutuhan hidup dan biaya sekolah. Meskipun beberapa kali harus putus sekolah sesaat, hal tersebut ia jalani hingga menginjak masa kuliah.

“Ibu-ibu pedamping mohon bersabar untuk mengurus anak-anak yatim. Karena saya sendiri dari SD adalah anak yatim. Saya sekolah sambil bekerja menjemur kerupuk ketika kelas 4 SD untuk sekolah dan makan,” ungkapnya.

TRENDING :  Arif: Berharap Pemimpin Terpilih Perhatikan Kaum Difabel

Baginya, menjadi seorang anak yatim bukanlah suatu hambatan dalam menggapai cita-cita di masa depan. H.M. Hartopo mengatakan, dengan keteguhan niat dan kerja keras, maka jalan menuju kesuksesan akan terbuka dengan sendirinya. Hal tersebut tentunya juga diiringi dengan menuntut ilmu yang disertai pembentukan akhlak yang mulia.

“Pendamping harus bisa memberikan semangat. Contohnya saya, saya tidak punya rencana menjadi orang kaya atau pejabat, semua ini saya jalani mengalir saja. Penting kerja nyata, tetapi jangan lupa anak-anak untuk ngaji, salat 5 waktu. Sehingga bukan hanya untuk ilmu saja tapi akhlaknya. Ini adalah suatu bentuk motivasi,” pungkasnya. (*)

KOMENTAR SEDULUR ISK :